Honda Safety Generation 2026 Sambangi SMAN 10 Bandung, Edukasi Keselamatan Berkendara Sejak Dini
Siti Fatimah April 03, 2026 10:11 PM

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nappisah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG -  Upaya menanamkan kesadaran keselamatan berkendara sejak usia muda terus digencarkan. Salah satunya melalui kegiatan School Roadshow “Honda Safety Generation 2026” yang digelar di SMAN 10 Bandung, Kamis (2/4/2026).

Acara yang digagas PT Daya Adicipta Motora (DAM) selaku main dealer sepeda motor dan suku cadang Honda di Jawa Barat dikemas interaktif. 

Para siswa tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara yang memadukan edukasi. 

Sebagian dari mereka menjajal langsung demo keamanan berkendara saat di jalan raya. 

Promotion Dept. Head PT Daya Adicipta Motora, Demmy Firmansyah, mengatakan program ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dalam mengedukasi masyarakat, khususnya generasi muda, terkait keselamatan berkendara.

HONDA SAFETY GENERATION - School Roadshow “Honda Safety Generation 2026” yang digelar di SMAN 10 Bandung, Kamis (2/4/2026).
HONDA SAFETY GENERATION - School Roadshow “Honda Safety Generation 2026” yang digelar di SMAN 10 Bandung, Kamis (2/4/2026). (Tribun Jabar/Nappisah)

“Jadi, kita memang punya tanggung jawab moral, tidak hanya menjual produk Honda, tapi juga mengedukasi pengguna agar tahu bagaimana cara berkendara yang aman. Kita sangat peduli dengan keselamatan konsumen,” ujar Demmy, Kamis (2/4/2026). 

Ia menjelaskan, melalui kampanye Honda Safety Generation, pihaknya melakukan roadshow ke 20 sekolah di Kota Bandung.

Program ini juga menggandeng Tribun Jabar sebagai mitra kolaborasi.

“Di sini kita ingin mengedukasi siswa SMA bahwa berkendara itu harus sesuai aturan. Ketika sudah cukup umur, 17 tahun, dan memiliki SIM, baru boleh berkendara. Selain itu, mereka juga dibekali teknik berkendara yang aman, baik untuk diri sendiri maupun pengguna jalan lain,” katanya.

Menurutnya, kegiatan ini juga dirancang dengan konsep menyenangkan agar mudah diterima oleh pelajar.

Salah satunya melalui kompetisi antar sekolah yang akan berujung pada pemilihan duta keselamatan berkendara.

Honda Safety Generation 2026 akan menghadirkan berbagai kompetisi, mulai dari safety riding skill competition, article competition, campaign content competition, hingga extracurricular competition. 

Demmy menambahkan, para peserta terpilih akan mendapatkan pembekalan lanjutan, termasuk kemampuan public speaking dan pengetahuan terkait keselamatan berkendara.

“Harapannya, mereka bisa menjadi influencer di lingkungannya. Tidak hanya untuk dirinya sendiri, tapi juga bisa mengajak teman, keluarga, dan masyarakat sekitar untuk lebih peduli terhadap keselamatan berkendara,” ucapnya.

Ia menargetkan seluruh rangkaian kegiatan, termasuk final dan penentuan sekolah terbaik, dapat rampung pada Mei 2026 sebelum masa kenaikan kelas.

Sementara itu, Plt Kepala SMAN 10 Bandung, Eka Ariyandi, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut.

Menurutnya, edukasi keselamatan berkendara tetap penting meski saat ini terdapat kebijakan pembatasan penggunaan kendaraan bermotor bagi pelajar ke sekolah.

“Pendidikan safety riding tidak boleh terputus. Kendaraan bisa rusak dan diganti, tapi nyawa tidak ada spare part-nya. Ini yang harus dipahami oleh siswa,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan ini tidak hanya satu kali program, tetapi mampu memberikan dampak berkelanjutan bagi para siswa.

“Saya harapkan siswa yang sudah mendapatkan edukasi bisa menularkan kepada teman-temannya. Apalagi ada lomba konten seperti vlog, itu bisa menjadi sarana menyebarkan informasi keselamatan berkendara,” katanya.

Kegiatan roadshow ini ditutup dengan penampilan ekstrakurikuler paduan suara yang menghibur para siswa. Suasana semakin meriah saat para peserta diajak bernyanyi bersama.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.