Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana
TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Polres Sumenep menerima kucuran dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sumenep, Madura, dengan nilai mencapai Rp 7,1 miliar dalam dua tahun terakhir.
Berdasarkan data dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP), alokasi anggaran tersebut terdiri dari Rp 2 miliar pada tahun 2025 dan meningkat menjadi Rp 5,1 miliar pada tahun 2026.
Anggaran itu terbagi dalam 24 paket kegiatan yang melekat pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sumenep.
Pada tahun 2025, terdapat enam kegiatan yang dibiayai. Di antaranya pembangunan Gedung Pelayanan Umum Satlantas Polres Sumenep dengan anggaran Rp 1,2 miliar.
Selain itu, biaya jasa perencanaan proyek tersebut mencapai Rp 58,2 juta, serta jasa konsultan sebesar Rp 38,8 juta.
Tidak hanya itu, pembangunan kantin di lingkungan Polres Sumenep juga dianggarkan Rp 693,9 juta, dengan biaya perencanaan Rp 33,6 juta dan pengawasan Rp 22,4 juta.
Kepala Bidang Penataan Pembangunan dan Gedung Dinas PUTR Sumenep, Indra Aprianto menjelaskan, anggaran yang diberikan kepada Polres Sumenep bersifat hibah.
Baca juga: Dana Desa Sumenep Dipangkas Rp 225 Miliar, Kepala Desa Dituntut Ubah Rencana Pembangunan
Prosesnya diawali dari pengajuan usulan oleh pihak Polres kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui bupati, kemudian dibahas oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) hingga masuk dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).
"Itu pihak polres yang mengajukan usulan ke Bupati Sumenep," terangnya, Jumat (3/4/2026).
Ia mengatakan, tambahan anggaran pada tahun ini merupakan kelanjutan dari proyek pembangunan yang belum rampung pada tahun sebelumnya.
Karena itu, polres kembali mengusulkan agar pembangunan fasilitas tersebut dapat dilanjutkan hingga selesai dan segera dimanfaatkan.
Terpisah, Ketua Komisi III DPRD Sumenep, M Muhri menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pemanfaatan dana hibah tersebut.
"Pembangunannya harus tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat," tegasnya.