Kreativitas Jemaat Nusaklain Barat Memukau Juri Lomba Hias Salib Paskah GMIT Syalom Mokdale
Oby Lewanmeru April 03, 2026 10:40 PM

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti 

POS-KUPANG.COM, BA'A - Panitia Hari Raya Gerejawi (PH2RG) GMIT Syalom Mokdale mengapresiasi kreativitas dan pengorbanan jemaat Rayon Nusaklain Barat saat melakukan penilaian dalam lomba hias salib Paskah pada Jumat (3/4/2026) malam.

Lomba hias salib antar-rayon ini  berlangsung dari tanggal 2 hingga 4 April 2026.

Adapun penilaian lomba didasarkan pada lima kriteria utama yakni kreativitas dan orisinalitas, kesesuaian dengan tema, penggunaan bahan dan estetika termasuk daur ulang, kerapian dan kebersihan serta makna penyajian yang mencerminkan kekompakan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari perayaan Paskah dengan tema "Kristus Bangkit Membaharui Kemanusiaan Kita" yang diambil dari 2 Korintus 5:17.

Baca juga: Dishub Rote Ndao Targetkan PAD Retribusi Parkir Rp 600 Juta

Penilaian dihadiri oleh Pdt. Ice Afrony Oeina-Nitte, S.Th., bersama Pdt. Untung P. Setiawan, S.Th., Majelis Jemaat Harian, Ketua BPP Hari Raya Gereja Is Nugroho, Ketua Panitia Melkiul L. Lonis serta Sekretaris Andre Detaq.

Dalam kunjungan tersebut, Pdt. Ice Afrony Oeina-Nitte menyampaikan apresiasi atas dedikasi jemaat dalam menyiapkan dekorasi salib. 

Ia menilai karya yang ditampilkan mencerminkan pengorbanan besar dari segi waktu, tenaga, pikiran hingga biaya.

Sementara itu, perwakilan rayon, Pnt. Ricky Ndolu menjelaskan konsep dekorasi yang mengangkat tema pembaharuan melalui penggunaan lampu warna-warni sebagai simbol kehidupan baru dan pemulihan kemanusiaan.

Unsur lokalitas Rote turut ditonjolkan melalui bahan alami seperti jagung, daun pinang, batok kelapa dan padi, yang melambangkan kesederhanaan serta berkat Tuhan.

Selain itu, elemen penderitaan Kristus tetap dihadirkan melalui simbol mahkota duri, kain ungu dan representasi Taman Getsemani sehingga pesan Paskah tersampaikan secara utuh.

Ricky mengemukakan, esensi kegiatan ini bukan semata-mata untuk meraih kemenangan, melainkan memperdalam makna salib dalam kehidupan jemaat. 

Dikatakannya, ketaatan dan kasih persaudaraan sangatlah penting sebagai wujud penghayatan iman dalam perayaan Jumat Agung hingga Paskah.
(rio)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.