TRIBUNTRENDS.COM - Insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan iring-iringan truk TNI terjadi di Jalan Utan Jati, Kalideres, Jakarta Barat, pada Jumat (3/4/2026) pagi.
Peristiwa tersebut kini tengah diselidiki oleh pihak kepolisian bersama Detasemen Polisi Militer (Denpom TNI).
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, membenarkan adanya dugaan keterlibatan kendaraan dinas TNI dalam kecelakaan tersebut.
Insiden itu menyebabkan seorang pembonceng sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian.
"Iya, informasinya demikian (ada keterlibatan truk TNI). Untuk memastikan, maka saat ini kami sedang melakukan penyelidikan bersama Denpom TNI, termasuk melakukan olah TKP bersama di lokasi kejadian," kata Ojo kepada Kompas.com, Jumat malam.
Baca juga: Truk TNI Melaju Kencang Sebelum Lindas Pemotor hingga Tewas, Warga: Sudah Berhenti Tapi Jalan Lagi
Lebih lanjut, Ojo menjelaskan bahwa untuk sementara kasus ini masih ditangani sebagai kecelakaan lalu lintas biasa.
Namun, ia menegaskan bahwa status tersebut masih bisa berubah seiring perkembangan penyelidikan.
"Bila nanti sudah ada keterangan saksi dan CCTV menyatakan ada keterlibatan kendaraan dinas TNI, maka kasus laka lantas ini kita limpahkan ke Den POM. Sementara ini statusnya masih laka lantas," ucap Ojo.
Di sisi lain, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono mengaku belum menerima informasi lengkap terkait dugaan keterlibatan truk TNI dalam kejadian tersebut.
"Saya belum dapat info, saya coba koordinasikan dulu," singkat Donny saat dihubungi Kompas.com, Jumat malam.
Saksi mata di lokasi, Firman mengatakan kecelakaan terjadi di dekat SMA Negeri 84 Jakarta sekitar pukul 07.30 WIB saat korban tengah dibonceng.
Firman menyebut, peristiwa bermula saat lima truk TNI melaju kencang dari arah Kompleks Citra 6 menuju Jalan Raya Utan Jati.
"Truk pertama lewat tuh, nah terus pas truk kedua lewat, saya dengar kayak suara 'bruk', gitu, nah saya kaget lah, kayaknya itu suara motor yang baru keluar dari pasar," ucap Firman saat ditemui Kompas.com di lokasi, Jumat sore.
Mendengar benturan keras tersebut, Firman dan warga sekitar langsung panik.
Terlebih, setelah truk TNI kedua diduga menabrak korban, truk ketiga dan keempat tetap melaju melewati lokasi kejadian.
"Terakhir yang kelima akhirnya berhenti juga, karena yang kedua ini juga sudah berhenti. Kayaknya sudah tahu, ada motor ketabrak gitu. Tapi sudah, begitu saja, sempat berhenti sebentar lalu langsung jalan lagi tuh. Langsung cabut dua-duanya," ucapnya.
(TribunTrends/Kompas)