Sassuolo Sambut Tarik Muharemovic sebagai Pembunuh Timnas Italia dan Jay Idzes sebagai Pemain Terbaik Indonesia
Dwi Widijatmiko April 04, 2026 09:33 AM

STEFANO RELLANDINI/AFP
Tarik Muharemovic (kiri) kembali ke markas Sassuolo sebagai salah satu pemain yang membuat Timnas Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2026.

BOLASPORT.COM - Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, menegaskan dirinya menyambut hangat kepulangan 2 bek andalan, Tarik Muharemovic dan Jay Idzes, setelah memperkuat negara masing-masing.

Sassuolo kembali akan tampil dalam lanjutan Liga Italia setelah jeda internasional Maret lalu.

Di pekan ke-31 Serie A, I Neroverdi akan menghadapi Cagliari di kandang sendiri, Sabtu (4/4/2026).

Tim asuhan Fabio Grosso pastinya ingin bangkit dari performa buruk mereka sebelum FIFA Matchday Maret.

Dalam 3 pertandingan terakhir, Sassuolo tidak pernah menang dan kalah 2 kali.

Akan tetapi, tepat sebelum FIFA Matchday, mereka berhasil menahan Juventus 1-1 di kandang lawan.

Tiga lawan Sassuolo dalam 3 pertandingan terakhir adalah tim-tim kuat yakni Lazio, Bologna, dan Juventus.

Jadi, laga melawan Cagliari, tim peringkat 15 klasemen, diharapkan menjadi sebuah titik balik.

"Kami sangat fokus dan siap menghadapi sebuah pertandingan yang sangat sulit yaitu melawan Cagliari," kata Grosso pada Jumat (3/4/2026) di situs resmi klub.

Sassuolo menerima kepulangan sejumlah pemain yang baru memperkuat tim nasional mereka selama FIFA Matchday lalu.

Dua di antaranya mengukir prestasi besar selama jeda internasional yaitu Tarik Muharemovic dan Jay Idzes.

Muharemovic menjadi "pembunuh" Timnas Italia di babak play-off Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa.

Memperkuat Bosnia-Herzegovina, Muharemovic ikut berperan mengalahkan Italia sekaligus membuat Gli Azzurri gagal lolos ke Piala Dunia lagi setelah 2018 dan 2022.

Bosnia membuat pencapaian besar karena di Jalur A play-off Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa, mereka sebetulnya adalah tim yang paling tidak diunggulkan.

Ranking FIFA yang dimiliki Muharemovic dkk. berada di bawah Wales sebagai lawan di semifinal dan Italia.

Grosso mengaku ada perasaan campuk aduk saat dirinya menyambut kepulangan Tarik Muharemovic ke klub.

Apalagi, pemainnya itu sempat membuat gejolak menjelang laga melawan Timnas Italia.

Dia sempat berkomentar bahwa Bosnia akan memangsa siapa pun lawan yang datang ke kandang mereka.

Muharemovic sampai harus membuat klarifikasi bahwa dirinya tidak bermaksud merendahkan Timnas Italia.

"Tarik sudah kembali, saya belum bertemu dengan dia," kata Grosso lagi.

"Hari ini saya akan bertemu dengan dia, mungkin dengan agak segan."

"Kami sedih untuk diri sendiri tetapi bahagia buat dirinya. Kami akan memberikan ucapan selamat kepadanya karena dia tampil sangat bagus."

Sementara itu, Jay Idzes pulang ke markas Sassuolo dengan membawa status sebagai Pemain Terbaik Indonesia.

Gelar tersebut didapatkan Idzes dalam acara PSSI Awards pada Sabtu (28/3/2026) di Jakarta.

"Saya juga ingin mengambil kesempatan ini untuk memberikan ucapan selamat kepada Idzes," tambah Grosso.

"Dia menerima anugerah sebagai Pemain Terbaik Indonesia pada tahun ini."

"Gelar tersebut jelas sebuah penghormatan yang sangat bagus buat dia," pungkas mantan pemain yang dulu membawa Timnas Italia terakhir kali menjadi juara Piala Dunia pada 2006 itu.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.