Prestasi Pelajar Kalsel, Lolos SNBP Universitas Ternama Indonesa hingga Diterima Kampus Top Dunia
Ratino Taufik April 04, 2026 07:52 AM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Sebanyak 20 siswa SMAN Banua Kalimantan Selatan dinyatakan lolos Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) 2026. Menurut Kepala SMAN Banua Kalsel, Risa Lisdariani, tujuh orang di antaranya diterima di Universitas Brawijaya Malang.

Tidak hanya berhasil menembus perguruan tinggi negeri (PTN) unggulan di Indonesia, sebanyak 16 siswa memperoleh Letter of Acceptance (LoA) dari berbagai universitas luar negeri yang masuk 100 perguruan tinggi terbaik dunia. Beberapa siswa sekolah di Jalan A Yani Kilometer 17 Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar tersebut bahkan memperoleh lebih dari satu surat penerimaan dari kampus internasional.

Di antaranya Muhammad Syirhan Kamil yang menerima 11 LoA, Muhammad Rafa Rizky Azhimi empat dan Muhammad Haikal Al Ghifari tiga.

Haikal mendapat tawaran masuk antara lain dari University of Minnesota di Amerika Serikat serta The Hong Kong Polytechnic University di Hong Kong. Dia juga lolos SNBP di Program Studi Teknologi Kedokteran ITS. Sedangkan Syirhan juga diterima di Teknik Informatika ITB.

Risa menegaskan keberhasilan para siswa tersebut merupakan hasil kerja sama antara siswa, guru, serta dukungan penuh orangtua.

Menurutnya, proses pendampingan akademik hingga persiapan pendaftaran ke universitas luar negeri dilakukan secara intensif oleh pihak sekolah. “Semua berperan dalam mendorong siswa untuk berani bersaing hingga ke tingkat internasional,” ujarnya, Kamis (2/4).

Capaian membanggakan di SNBP juga kembali ditorehkan Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Tanahlaut (Tala). Sebanyak 20 siswa berhasil diterima di berbagai PTN ternama.

Baca juga: Pemuda Banjarmasin Tembus Timnas Futsal Bersama 2 Pemain Fafage Banua, Imam Ungkap Rahasia Sukses

Kepala MAN IC Tala Siti Salma, Kamis, mengatakan dari sekitar 40 siswa yang masuk kategori eligible atau memenuhi syarat, 20 orang sukses menembus kampus ternama melalui jalur prestasi.

“Anak-anak kami diterima di berbagai PTN unggulan seperti Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Airlangga, Universitas Brawijaya hingga Universitas Lambung Mangkurat,” ujarnya.

Ia menegaskan, capaian tersebut tidak lepas dari konsistensi pembinaan akademik maupun non-akademik di MAN IC Tala. Para siswa diketahui memiliki rekam jejak prestasi yang beragam, mulai dari juara olimpiade tingkat nasional, inovasi robotika, hingga kemampuan tahfiz Al-Qur’an.

Meski demikian, pihak sekolah tidak berpuas diri. Siti Salma menegaskan komitmen untuk terus mendampingi siswa yang akan melanjutkan perjuangan melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).

Salah satu siswa yang lolos SNBP adalah Muhammad Nasih. Dia diterima di ITB. “Kami mulai merencanakan keuangan, mencari informasi kos, hingga berkenalan dengan teman-teman satu kampus. Ini penting untuk adaptasi awal,” ungkapnya.

Nasih mengaku cukup familiar dengan Bandung karena pernah mengikuti kegiatan kolaborasi studi sebelumnya. Ia memilih ITB karena jurusan yang diminati hanya tersedia di kampus tersebut, serta didukung lingkungan akademik yang dinilai inspiratif.

Kabar membahagiakan pun didapat siswa SMAN 3 Banjarbaru pada SNBP 2026.

Salah satunya, Muhammad Rayhan Fahrezi, yang berhasil diterima tanpa tes di Fakultas Teknik Program Studi Teknik Sipil Universitas Lambung Mangkurat (ULM). “Saya memilih Teknik Sipil ULM karena kakak dan beberapa temannya berada di lingkup pembangunan dan konstruksi,” ujarnya.

Tak hanya lolos karena nilai akademik, Rayhan terbantu oleh sejumlah prestasi nonakademik. Prestasi tersebut turut memberikan nilai tambah

Kepala SMAN 3 Banjarbaru, Ayu Herlina Rustam, Kamis, menyampaikan capaian sekolahnya pada SNBP 2026 meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. “Tahun lalu ada 49 siswa, sedangkan tahun ini 50 siswa,” jelas Ayu. Dari jumlah tersebut, 45 siswa diterima di ULM.

Raut bahagia juga terpancar dari wajah Akhtar Muhammad Akbar, siswa kelas 12 SMAN 1 Banjarmasin yang berhasil lolos SNBP. Akhtar berhasil menembus ketatnya persaingan masuk salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ternama di Indonesia, yaitu Universitas Indonesia (UI).

Tak tanggung-tanggung, ia memilih Jurusan Hukum UI yang diketahui menjadi salah satu yang terbaik di Indonesia. "Kebetulan mama merupakan dosen hukum di ULM. Jadi dari sana juga saya mulai tertarik dengan dunia hukum," terangnya.

Selama bersekolah di SMAN 1 Banjarmasin, Akhtar menorehkan banyak prestasi, di antaranya menjadi Juara 1 Tim dan pembicara terbaik atau Best Speaker di ajang lomba debat Bahasa Inggris tingkat Provinsi 2025. Ia pun didapuk menjadi perwakilan Kalimantan Selatan (Kalsel) di tingkat nasional yang digelar di Yogyakarta. (lis/roy/naa)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.