Gegara BBM Langka, Toko Sepeda Listrik di Polman Kebanjiran Pembeli, Sehari Laku 3 Unit
Abd Rahman April 04, 2026 11:02 AM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN- Penjualan sepeda listrik mulai alami peningkatan imbas sulitnya memperoleh Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), Sabtu (4/4/2026).

Sepeda listrik ini mulai banyak diminati warga sebagai transportasi alternatif jarak jauh.

Sejak warga kesulitan memperoleh BBM karena penjual eceran sudah sulit ditemukan.

Sementara untuk peroleh BBM di SPBU harus antre kurang lebih selama empat jam lamanya.

Baca juga: Warga Bambaira Pasangkayu Keluhkan Limbah Tambak Udang Vaname, Kondisi Air Berubah

Baca juga: Kunci Jawaban Tugas Bahasa Indonesia, Profil Aija Mayrock dan Contoh Puisi Anti-Bullying

Penjualan sepeda listrik di Jl Muh Yamin, Kelurahan Pekkabata ini mengaku peminat mulai alami peningkatan.

"Kalau awal kita jual sepeda listrik itu masih cukup sepi, hanya laku dua unit dalam satu pekan," kata karyawan toko, Idris kepada wartawan.

Dia menyebut selama satu pekan terakhir, peminat sepeda listrik sedikit alami peningkatan.

Idris menyebut rata-rata alasan warga datang membeli sepeda listrik karena sulitnya peroleh BBM.

Sementara penggunaan sepeda listrik dapat membantu warga tanpa harus mengisinya dengan BBM.

"Kalau dicas lima jam itu sudah dapat menempuh jarak 30 Km, memang dapat jadi alternatif," ungkapnya.

Dia menyebut penjualan sepeda listrik saat ini laku dua sampai tiga unit dalam satu hari.

Harga sepeda listrik juga cukup beragam, mulai dari Rp3 juta per unit, hingga harga Rp8 juta per unit.

Idria menyebut sepeda listrik ini dapat menempuh jarak 30 Km, jika sudah dicas selama lima jam.

Kini antrean kendaraan sepanjang 4 Kilometer (Km), berjejer mengambil sebagian bahu jalan.

Akibatnya arus lalu lintas di sepanjang Jl Andi Depu, Kelurahan Pekkabata ini alami kemacetan parah.

Nampak personel Patroli Motor (Patmor) Polres Polman ikut mengatur antrean kendaraan.

Membludaknya antrean ini sudah berlangsung selama tiga hari terakhir, namun semakin padat tiap harinya.

Pihak SPBU Pekkabata menyebut stok BBM tipa harinya mencapai 24 ton, serta harganya tidak alami perubahan.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.