Pertahanan Sriwijaya FC Longgar, Coach Iwan: Sudah Bermain Gak dengan Konsep Taktikal 
Abdul Hafiz Sripo April 04, 2026 12:27 PM

SRIPOKU.COM, BEKASI - Pasca dibantai PSPS Pekanbaru dengan skor telak 0-6 pada laga ke-23 putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/26 di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Jumat (3/4/2026), jajaran pelatih Elang Andalas yang dikomandoi head coach Iwan Setiawan langsung menggelar rapat evaluasi.

"Evaluasi tadi malam bersama tim pelatih, meskipun kami punya data yang diperkuat dengan video analyst, yang jelas anak-anak bermain tidak sesuai dengan konsep taktikal Om Iwan," ungkap pelatih kepala Sriwijaya FC, Iwan Setiawan, kepada Sripoku.com.

Pelatih kelahiran Medan, 5 Juli 1968 tersebut mengungkapkan rasa kecewanya terhadap longgarnya pertahanan Sriwijaya FC sehingga memudahkan PSPS Pekanbaru melakukan penetrasi.

"Sebagai contoh, Sriwijaya FC selama ini saat bertahan itu sangat kompak dan rapat. Namun kemarin tidak; pertahanan longgar dan banyak terjadi celah," kata mantan pelatih Persibo Bojonegoro itu.

Iwan menambahkan, saat bola diletakkan di belakang garis pertahanan (behind back line), tim lawan asuhan Aji Santoso tersebut mampu menempatkan diri dengan baik. Sementara itu, pemain-pemain Sriwijaya FC banyak yang tidak melakukan drop back.

Baca juga: Sriwijaya FC Dibantai PSPS 0-6, Coach Iwan Kecewa Berat

"Padahal itu yang selalu kita latih dari awal. Jadi, drop back-nya buruk. Pemain tidak membaca antisipasi untuk mundur. Itu sangat mengecewakan dan tidak seperti biasanya. Biasanya Sriwijaya FC sangat solid, termasuk saat lawan Sumsel United. Walaupun kalah waktu itu, pertandingannya sangat kompetitif," terang Iwan Setiawan yang juga mantan pelatih Borneo FC.

Enam gol kemenangan PSPS Pekanbaru dicetak oleh empat pemain berbeda, yakni Douglas Cruz (11'), Alfin Tuasalamony (21', 39'), Antonio Augusto (45'-pen), dan pemain veteran Hari Nur Yulianto (58', 82').

"Saya tidak bisa berkata-kata lagi kepada anak-anak. Mainnya seperti itu! Kemarin itu bukan tim Sriwijaya FC dengan ciri khas yang Om Iwan bangun dari awal. Tidak ada militansi, disiplin, semangat tidak mau kalah, atau keinginan untuk mengejar bola. Om Iwan tanya ada apa dengan kalian? Saya sampai habis kata-kata," pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.