Pada Jumat (3/4/2026), Korps Garda Revolusi Islam Iran atau IRGC melaporkan serangan besar-besaran.
Serangan dilakukan oleh Angkatan Udara dan Angkatan Laut Iran dalam Operasi Janji Sejati 4 gelombang ke-92.
Targetnya adalah instalasi militer Amerika Serikat dan Israel di berbagai wilayah.
IRGC menyebut serangan menggunakan rudal balistik canggih dan drone kamikaze.
Beberapa kapal angkut militer AS dilaporkan dihancurkan di Pelabuhan Al-Shuwaikh, Kuwait.
Kapal jenis LCU itu biasanya digunakan untuk mengangkut pasukan dan peralatan militer.
Selain itu, serangan drone menghancurkan radar militer di Jabal Al-Dukhan, Bahrain.
Radar tersebut merupakan sistem pengawasan udara jarak jauh yang canggih.
Iran juga meluncurkan rudal ke Pangkalan Udara Ramat David di dekat Haifa.
Pangkalan itu diketahui menjadi markas jet tempur F-16 Israel.
Rudal Khorramshahr-4 juga diluncurkan ke lebih dari 50 titik di Tel Aviv dan sekitarnya.
IRGC mengklaim sistem pertahanan udaranya kembali menembak jatuh jet tempur F-15 milik AS di wilayah Iran.