Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra
TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Tabung gas LPG (Liquefied Petroleum Gas) meledak di rumah warga di Jalan MT Haryono no 01 Rt 14 Rw 05 Kelurahan Sumbergedong Kecamatan/Kabupaten Trenggalek, Sabtu (4/4/2026).
Akibat ledakan elpiji tersebut, tiga penghuni rumah mengalami luka bakar serius. Mereka adalah Marini (75), Winarni (54), Sulastri (61).
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Non Kebakaran Damkar Trenggalek, Wasis Widodo, menuturkan, ledakan gas tersebut terjadi pukul 05.00 WIB.
Saat itu, pemilik rumah Marini mencium bau gas yang bocor. Ia lalu meminta tolong kepada Asisten Rumah Tangga (ART) Sulastri agar memeriksa gas tersebut.
"Kalau gas elpiji hampir habis kan biasanya tercium, pemilik rumah meminta tolong kepada ART untuk mengecek gas. Tapi dia mendengarnya 'nye-klek-an' gas atau menyalakan gas," ucap Wasis, Sabtu (4/4/2026).
Baca juga: Ledakan Rumah Kontrakan di Jombang, 3 Warga Luka Bakar, Diduga Akibat Kebocoran Gas LPG
Tak disangka percikan dari pemantik api tersebut menyulut ledakan gas hingga ketiga penghuni rumah yang ada di ruangan tersebut menderita luka bakar.
Menurut Wasis, regulator kompor gas di dapur tersebut memang sudah tidak layak. Banyak modifikasi agar regulator tetap bisa digunakan.
Baca juga: Tabung Gas Elpiji Meledak, Rumah Warga Kota Malang Terbakar, Satu Orang Alami Luka Bakar
"Diduga dari regulator yang sudah tidak layak sehingga kebocoran gas terjadi," lanjutnya.
Kebocoran gas tersebut diduga sudah terjadi sejak malam hari sehingga terakumulasi menumpuk di dapur.
Sedangkan dapur tersebut sangat minim ventilasi sehingga gas yang bocor menumpuk di dalam dapur.
"Adanya percikan api dari kompor tersebut langsung menyulut ledakan karena ruangan tersebut sudah dipenuhi api," ucapnya.
Menurut Wasis, tidak ada kerusakan berarti di ruangan tersebut. Baik itu kaca, maupun plafon di dapur tersebut masih utuh.
"Saat petugas pemadam kebakaran tiba sudah tidak ada kobaran api, karena sekali ledakan api langsung menghilang. Sedangkan korban dibawa ke RSUD dr Soedomo Trenggalek," pungkasnya.