TRIBUNNEWS.COM - Pasangan ganda putra Malaysia, Ong Yew Sin/Teo Ee Yi, resmi berpisah setelah 10 tahun bersama.
Ong/Teo dulunya adalah salah satu rival ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Keduanya tercatat pernah saling berhadapan sebanyak 14 kali.
Fajar/Rian mampu memenangkan delapan pertandingan. Namun di pertemuan terakhir, mereka kalah dari Ong/Teo di babak 32 besar Malaysia Open 2025 dengan skor 15-21, 21-17, 21-13.
Kini, Ong/Teo resmi menyusul Fajar/Rian yang telah lebih dulu berpisah pada awal November 2025 lalu.
Dikutip dari Stadium Astro, Teo Ee Yi akan tetap bermain ganda putra dan akan menempuh perjalanan baru berpasangan dengan Chia Wei Jie.
Debut Teo/Chia bakal tersaji di Thailand Open 2026 yang akan diselenggarakan di Nimibutr Stadium, Bangkok, Thailand, pada 12-17 Mei mendatang.
Sedangkan untuk Ong Yew Sin, karier barunya setelah berpisah dari Teo Ee Yi belum diketahui pasti.
Namun ada beberapa rumor yang menyeruak, termasuk akan bermain ganda campuran bersama sang istri, Aya Ohori.
Baca juga: Kembalinya Leo/Daniel, Tugas Pertama The Babbies Langsung Berburu Poin BWF dari Nol
Berbicara soal Ong/Teo, mereka mencatatkan debut di Macau Open 2015 yang dihelat akhir November. Hasilnya kurang begitu memuaskan, mereka langsung kandas di babak 16 besar.
Setelahnya, Ong/Teo aktif mengikuti turnamen hingga akhirnya meraih gelar perdananya di 51st Portuguese International 2016.
Gelar Ong/Teo kembali tersaji di Romanian International 2016, Yonex Sunrise Vietnam International Challenge 2016, dan Bitburger Badminton Open 2016.
Kemudian pada 2017, Ong/Teo mulai menembus turnamen dengan level yang lebih tinggi. Sebutannya sekarang adalah BWF World Tour.
Ong/Teo meraih gelar BWF World Tour perdananya di Thailand Masters 2020. Kala itu mereka mengalahkan pasangan China, Huang Kai Xiang/Liu Cheng, dengan skor 18-21, 21-17, 21-17.
Hingga akhirnya, Ong/Teo berhasil meraih medali perunggu di ajang Kejuaraan Dunia BWF 2021.
Baca juga: Wakil Indonesia di Thailand Open 2026, Merah Putih Andalkan Nama-nama Pemain Muda
Dua tahun kemudian, Ong/Teo meraih medali perak Kejuaraan Asia 2023. Mereka kalah di final dari pasangan India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty, dengan skor 21-16, 17-21, 19-21.
Kejayaan Ong/Teo mulai perlahan memudar, mereka sulit mendapatkan gelar sepanjang musim 2024 dan 2025.
Pun musim ini, penampilan mereka jalan di tempat. Ong/Teo terhenti di babak 32 besar tiga turnamen beruntun yakni Malaysia Open 2026, India Open 2026, dan Indonesia Masters 2026.
Ong/Teo belum bisa bangkit, mereka kemudian kalah di babak 16 besar German Open 2026 dan 32 besar All England 2026.
Praktis, babak 32 besar All England 2026 menjadi panggung terakhir bagi Ong/Teo.
Juara 51st Portuguese International 2016.
Juara Romanian International 2016
Juara Yonex Sunrise Vietnam International Challenge 2016
Juara Bitburger Badminton Open 2016
Medali perak SEA Games 2017
Medali perunggu SEA Games 2019
Medali perunggu Kejuaraan Dunia BWF 2021
Medali perak Kejuaraan Asia 2023
(Tribunnews.com/Isnaini)