Setelah Makassar, Warga Temukan Granat Nanas Diduga Aktif di TPU Lebang Palopo
Muh Hasim Arfah April 04, 2026 06:05 PM

TRIBUN-TIMUR.COM, PALOPO - Warga Kelurahan Lebang, Kecamatan Wara Barat, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, digegerkan dengan penemuan benda yang diduga granat nanas di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Lebang, Sabtu (4/4/2026) pagi.

Benda mencurigakan tersebut ditemukan saat warga tengah melakukan kerja bakti membersihkan area pemakaman.

Kegiatan kerja bakti itu dilakukan untuk merapikan area kuburan yang sebelumnya dipenuhi semak dan pepohonan.

Saat proses pembersihan berlangsung, warga menemukan benda yang bentuknya menyerupai granat.

Pantauan Tribun-Timur.com, sejumlah warga masih memadati lokasi penemuan tersebut hingga sore hari.

Mereka datang untuk melihat secara langsung dari kejauhan benda yang diduga granat nanas itu.

Baca juga: Heboh Granat Aktif di Pekarangan BPN Makassar, Diledakkan di Tanjung Bunga

Namun, warga tetap menjaga jarak karena khawatir benda tersebut berbahaya.

Salah seorang warga, Jufri, mengungkapkan awalnya benda tersebut dikira hanya mainan.

“Tadi kami sedang kerja bakti, bersih-bersih kuburan sambil membakar kayu. Kami melihat benda seperti granat mainan,” ujar Jufri saat ditemui di TKP.

Setelah menyadari kejanggalan, Jufri segera melaporkan temuan tersebut kepada pihak kepolisian.

“Setelah itu saya melapor ke pihak kepolisian, dan ternyata memang diduga granat aktif,” lanjutnya.

Penemuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kelurahan dan diteruskan ke aparat berwenang.

Tak lama berselang, aparat kepolisian langsung memasang garis polisi di sekitar lokasi.

Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah warga mendekat dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Jufri menduga benda tersebut sebelumnya tertimbun di dalam tanah.

“Kemungkinan sebelumnya tertimbun. Saat dibersihkan pakai alat, mungkin tergali dan akhirnya terlihat,” katanya menunjuk lokasi penemuan benda diduga granat itu.

Ia juga menyebutkan untuk sementara baru satu benda yang ditemukan, namun tidak menutup kemungkinan masih ada benda serupa di lokasi tersebut.

Sementara itu, Kapolsek Wara, AKP Syarief Sikati, mengatakan pihaknya masih menunggu kedatangan Tim Penjinak Bom (Jibom) dari Gegana Sat Brimob Polda Sulawesi Selatan yang sedang dalam perjalanan dari Makassar.

“Kami menunggu tim Jibom untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus mengamankan benda yang diduga granat tersebut,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mendekati lokasi penemuan demi keselamatan.

“Kami mengimbau warga sekitar agar tidak mendekati TKP karena ini menyangkut keamanan. Kami juga belum dapat memastikan apakah granat tersebut masih aktif atau tidak. Hal itu akan dipastikan oleh tim Jibom,” tutupnya.

Tim Gegana Brimob Polda Sulsel meledakkan granat nanas yang ditemukan di belakang kantor BPN Makassar, Jalan AP Pettarani, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (1/4/2026).

Proses peledakan atau dalam istilah Gegana dikenal dengan sebutan disposal di area kosong di kawasan Jalan Metro Tanjung Bunga, Kecamatan Tamalate, Makassar.

Jarak antara Jalan Metro Tanjung Bunga dan Kantor BPN Makassar di Jalan AP Pettarani berkisar 8–10 kilometer

Waktu tempuh sekitar 20–30 menit tergantung kondisi lalu lintas.

Rute umumnya, dari AP Pettarani menuju pusat kota.

Lanjut ke arah Jalan Penghibur.

Masuk ke kawasan Metro Tanjung Bunga

Kalau lalu lintas padat, waktu tempuh bisa lebih lama, apalagi di jam sibuk Makassar.
 
Granat aktif merupakan jenis bahan peledak yang masih berfungsi dan berpotensi meledak sewaktu-waktu jika terpicu.

Granat dikategorikan aktif apabila seluruh komponennya masih utuh, termasuk bahan peledak di dalamnya serta sistem pemicu seperti pin atau sekring.(*)

Laporan Wartawan Kontributor Tribun-Timur: Andi Bunayya Nandini

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.