Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Harga ayam potong di Pasar Ampera, Bengkulu Selatan, masih bertahan tinggi usai Ramadan dan Idul Fitri 2026.
Harga ayam potong masih mencapai Rp 48 ribu per kilogram.
Kondisi ini terjadi sejak sepekan terakhir, setelah sebelumnya sempat melonjak hingga Rp 60 ribu per kilogram.
Kenaikan harga ini diungkapkan oleh Elmi (28), seorang pedagang ayam di Pasar Ampera.
Ia menyebutkan bahwa harga ayam potong belum mengalami penurunan signifikan dalam beberapa hari terakhir.
“Sejak seminggu terakhir masih Rp 48 ribu per kilogram,” ujar Elmi saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Sabtu (4/4/2026).
Elmi menjelaskan, tingginya harga ayam potong dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan masyarakat.
Lonjakan permintaan tidak hanya berasal dari pembeli rumah tangga, tetapi juga untuk memenuhi kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Baca juga: Bupati Rifai Tegaskan WFH ASN Bengkulu Selatan Ikuti Instruksi Pusat, Tak Berlaku untuk Semua OPD
“Kebutuhan kita lihat makin banyak, apalagi sejak adanya MBG ini, sehingga membuat harga ayam ikut meningkat karena tingginya permintaan,” ungkap Elmi.
Sebelum mengalami kenaikan, harga ayam potong di Bengkulu Selatan berada di kisaran Rp 30 ribu hingga Rp 38 ribu per kilogram.
Elmi berharap harga dapat kembali stabil agar daya beli masyarakat meningkat dan penjualan kembali normal.
Kondisi ini menunjukkan bahwa pasca Ramadhan, harga kebutuhan pokok seperti ayam potong masih belum sepenuhnya stabil dan dipengaruhi oleh tingginya permintaan di pasaran.