TRIBUNNEWSCOM, TANGERANG - Prajurit TNI menggelar geladi bersih upacara persemayaman tiga prajurit TNI di Apron Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten pada Sabtu (4/4/2026) sekira pukul 16.35 WIB.
Rencananya jenazah tiga prajurit TNI tersebut mendarat sekira pukul 17.30 WIB.
Informasi dihimpun, setibanya di Bandara Soekarno-Hatta, jenazah tiga prajurit TNI itu akan dipindahkan ke peti yang baru.
Tampak di antara pasukan upacara sejumlah prajurit dari korps baret merah TNI atau Kopassus hingga Kostrad.
Tampak juga sejumlah prajurit dari Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI mendorong tiga peti jenazah yang tampak baru masuk ke area apron.
Di antara mereka juga tampak sejumlah prajurit yang membawa foto tiga prajurit TNI yang gugur.
Sejumlah perwira tinggi TNI juga terlihat hadir mengenakan seragam dinas upacara.
Hujan yang turun juga sempat membuat geladi upacara tersebut ditunda.
Sebelumnya, tiga prajurit TNI gugur dalam insiden yang terjadi di dua lokasi dan dua waktu berbeda saat menjalankan misi pemeliharaan perdamaian di bawah mandat PBB atau UNIFIL di Lebanon.
Ketiga prajurit yang gugur yakni Praka Farizal Romadhon, Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, dan Sertu Muhammad Nur Ichwan.
Praka Farizal Romadhon gugur pada Minggu (29/3/2026) akibat ledakan proyektil artileri di posisi UNIFIL dekat Adchit Al Qusayr.
Insiden itu juga menyebabkan seorang prajurit TNI penjaga perdamaian terluka parah.
Sedangkan Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan gugur ketika sebuah ledakan di pinggir jalan menghancurkan kendaraan mereka di dekat Bani Hayyan pada Senin (30/3/2026).
Baca juga: Kemlu RI: Operasi Militer Israel di Lebanon Bahayakan Pasukan Perdamaian PBB
Dalam insiden itu, seorang prajurit TNI terluka parah dan seorang lainnya terluka.
Saat ini, UNIFIL tengah menyelidiki kedua kejadian tersebut.