Berawal dari Warga Tinggal di Tenda, Inisiator Bangun Hunsela untuk Penyintas Bencana di Padang
Rahmadi April 04, 2026 08:27 PM

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Sejumlah inisiator dari Universitas Andalas membangun hunian sementara sehat layak (hunsela) bagi masyarakat terdampak bencana yang sebelumnya tinggal di tenda darurat.

Tak sekedar memberikan bantuan sandang dan pangan, para inisiator dari Universitas Andalas juga membangun hunsela untuk masyarakat.

Inisiator pembangunan hunsela, Heni Herwina, menjelaskan ini di lokasi peresmian dua unit hunsela, Kubang, Kelurahan Limau Manis, Kota Padang, Sabtu (4/4/2026).

Bantuan hunsela ini kata Heni, berawal dari banyaknya masyarakat yang tidak mendapatkan tempat tinggal layak pasca bencana di Batu Busuak, Padang.

Temuan di lapangan pasca bencana akhir November 2025 lalu, para inisiator melihat korban bencana masih menetap di tenda darurat.

Baca juga: Strategi Imran Nahumarury Dongkrak Performa Semen Padang FC, Ajak Diskusi Pemain Satu per Satu

Hingga akhirnya, pembangunan hunsela terus bertambah sampai sekarang, karena para donatur juga banyak yang berdatangan.

"Bantuan hunsela pertama kita di Kampung Talang, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh sebanyak 11 unit. Kita juga bekerja sama dengan ITB dan akhirnya diberikan bantuan panel surya di sana," ucapnya.

Rancangan hunsela di Kampung Talang dinilai layak untuk korban bencana, akhirnya bertambah secara terus menerus.

"Kita merencanakan 35 bangunan hunsela, ada di empat titik nantinya. Dua tempat sudah terlaksana, yakni 11 unit di Kampung Talang dan dua unit di Kunang, Kelurahan Limau Manis yang diresmikan hari ini," pungkasnya.

Pembangunan dua unit hunsela di Kubang ini ujar Heni sempat diragukan lantaran lahan sempit, akan tetapi berkat kepiawaian tukang dan masyarakat yang membantu akhirnya bisa terwujud.

Baca juga: Prediksi Cuaca Padang Malam Ini 4 April 2026: Potensi Hujan Ringan Mengintai

Bahkan dua unit hunsela tersebut juga layak ditempati oleh penyintas bencana dari Batu Busuak.

"Kenyataannya sangat layak ditempati, bukan hanya sementara ata terbuang nantinya," pungkasnya.

Dua Unit Diserahkan

Kunci dua unit hunian sementara sehat layak (hunsela) diserahkan kepada korban bencana oleh para inisiator di Kubang, Kelurahan Limau Manis, Kota Padang, Sabtu (4/4/2026).

Selain penyerahan kunci rumah, inisiator juga menyerahkan secara simbolis dua unit lemari pakaian untuk kebutuhan korban bencana dari Kelurahan Lambung Bukit, kawasan Batu Busuak itu.

Diketahui, bencana banjir bandang yang terjadi pada akhir November 2025 lalu, menghancurkan rumah, lahan pertanian serta harta benda masyarakar.

Baca juga: Jumlah Penumpang Bandara Internasional Minangkabau Merosot 20 Persen pada Februari 2026

PERESMIAN HUNSELA KUBANG - Penyerahan kunci dua unit hunsela kepada penyintas bencana dari Kelurahan Lambung Bukit, kawasan Batu Busuak oleh inisiator di Kubang, Kelurahan Limau Manis, Kota Padang, Sabtu (4/4/2026). (Tribunpadang.com/Muhammad Iqbal).
PERESMIAN HUNSELA KUBANG - Penyerahan kunci dua unit hunsela kepada penyintas bencana dari Kelurahan Lambung Bukit, kawasan Batu Busuak oleh inisiator di Kubang, Kelurahan Limau Manis, Kota Padang, Sabtu (4/4/2026). (Tribunpadang.com/Muhammad Iqbal). (TribunPadang.com)

Pasca kejadian, para korban bencana banyak yang menetap di kediaman keluarga dan ada juga yang sudah tinggal di huntara.

Hingga akhirnya, dibangun hunsela untuk korban bencana di beberapa titik lokasi. Mulai dari Kampung Talang di Kapalo Koto, Kubang di Kelurahan Limau Manis serta Pisang di Kelurahan Piai.

Hunsela ini diinisiasi oleh Pusat Studi Bencana Unand, IKA Alumni Unand, Karang Taruna Kapalo Koto dan Asosiasi Perempuan Peduli Bencana.

Ketua Majelis Wali Amanah (MWA) Unand, Febrin Anas Ismail mengatakan bahwa hari ini kita menyerahkan dua unit hunsela kepada korban bencana.

Kata dia, bantuan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian keluarga di kampus Unand terhadap masyarakat di sekitar Kelurahan Limau Manis yang terdampak bencana.

Baca juga: Pemkab Tanah Datar Perkuat Kualitas Data demi Percepatan Dana Pulihkan Pascabencana

"Mudah-mudahan hal seperti ini ke depannya dapat terus kita lakukan, ini bentuk kepedulian dan ketahanan sosial terhadap korban bencana alam," ucapnya.

Pada dasarnya kata Febrin, manusia hidup berdampingan, bersama saling membantu, tolong menolong jika ada yang terkena musibah.

Hari ini memang dua yang diresmikan, namun sebelumnya ada 11 hunsela di Kampung Talang, Kelurahan Kampung Koto dan sudah ditempati korban bencana.

"Total ada 35 unit hunsela yang kita garap di berbagai lokasi, untuk hari ini dua yang kita resmikan," tambahnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.