Harga Karet di OKI Meroket Pascalebaran 2026, Petani di Mesuji Raya Nikmati Rp15.800 per Kilogram
tarso romli April 04, 2026 08:27 PM

 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG – Memasuki pekan pertama April 2026, harga jual getah karet di tingkat petani Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) terus menunjukkan tren positif. Pascalebaran Idulfitri, harga komoditas unggulan ini dilaporkan meroket dibandingkan bulan sebelumnya.

Meski fluktuasi harga terjadi di beberapa titik sesuai lokasi pasar, para petani di Kecamatan Mesuji Raya kini bisa bernapas lega.

Harga getah karet mingguan di wilayah tersebut menyentuh angka Rp15.800 per kilogram.

Salah seorang petani setempat, Rifa'i, mengungkapkan bahwa harga tersebut merupakan patokan untuk hasil sadapan dengan durasi satu hingga dua minggu.

"Alhamdulillah, harga karet mingguan sekarang hampir menyentuh Rp16.000 per kilo. Trennya terus naik setelah Lebaran," ujar Rifa'i kepada wartawan, Sabtu (4/4/2026) siang.

Waspada Harga Fluktuatif Meski menyambut baik kenaikan ini, para petani tetap bersikap waspada.

Pasalnya, harga karet dalam beberapa bulan terakhir dinilai tidak menentu atau fluktuatif, layaknya permainan roller coaster.

"Harga memang tidak menentu. Akhir tahun 2025 sempat di angka Rp15.000, namun awal Januari 2026 jatuh ke Rp10.000 per kilo. Jadi, kenaikan kali ini sangat kami syukuri," sambungnya.

Harapan Tembus Rp20.000 Rifa'i berharap tren kenaikan ini konsisten agar mampu mengimbangi biaya hidup yang semakin tinggi, mulai dari kebutuhan dapur hingga biaya pendidikan anak.

Ia mewakili petani lainnya memimpikan harga karet bisa menembus angka ideal.

"Harapan kami harga bisa lebih mahal lagi, kalau bisa sampai Rp20.000 per kilo. Karena menyadap karet adalah mata pencaharian utama dan satu-satunya bagi kami untuk menyambung hidup keluarga," pungkasnya.

Baca juga: Kabar Gembira! Pemkab Muba Buka Pelatihan Migas Gratis di Cepu, Kuota Terbatas untuk Rigger dan K3

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.