Tangerang (ANTARA) - Area gedung Terminal 3 VVIP, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, sebagai lokasi kedatangan tiga jenazah prajurit TNI dari Pasukan Sementara PBB yang gugur akibat tembakan artileri di Lebanon Selatan, mulai diperketat oleh aparat keamanan setempat.
Berdasarkan pantauan ANTARA di lokasi pada Sabtu sore, tampak sejumlah aparat TNI/Polri hingga Apsec bandara melakukan sterilisasi dan pengamanan di area luar gedung VIP.
Selain itu, sejumlah kendaraan pengawalan disiagakan untuk menyambut kedatangan rombongan jenazah TNI tersebut.
Bahkan, untuk memastikan kelancaran dalam penyambutan jenazah TNI, petugas melakukan evaluasi dari beberapa kegiatan pengamanan di area kedatangan.
Berdasarkan rencana waktu ketibaan jenazah Satgas Yonmek XXIII-S UNIFIL Lebanon di Jakarta diagendakan pada pukul 17.35 WIB tiga jenazah mulai mendarat di Bandara Soetta.
Kemudian, dilanjutkan processing cargo pada pukul 18.30 WIB untuk pergantian peti jenazah. Selanjutnya pukul 19.15 WIB jenazah menuju tempat persemayaman di VIP room Bandara Soeta.
Selanjutnya, pada 20.30 WIB pelaksanaan upacara persemayaman dan pelepasan jenazah di apron VIP room Bandara yang dipimpin oleh Kepala Staf Angkatan Darat.
Sebelumnya, tiga jenazah TNI, dipulangkan melalui penerbangan dari pesawat Turkish Airlines dengan nomor penerbangan TK 056 dari Istanbul, Turki.
Setibanya di Tanah Air, jenazah akan diberangkatkan ke Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, untuk disemayamkan sebelum dipulangkan ke daerah asal masing-masing.
Kapolresta Bandara Soetta Kombes Pol Wisnu Wardana di Tangerang, Sabtu menyampaikan sebanyak 90 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan kedatangan tiga jenazah prajurit TNI dari Pasukan Sementara PBB tersebut.
"Dari Polresta Bandara mempersiapkan 90 personel gabungan untuk pengamanan kedatangan tiga jenazah TNI dari Libanon," katanya.
Dari 90 personel pengamanan ini tergabung atas anggota Polri, Avsec hingga satuan TNI setempat. Dimana, untuk alur pengamanan petugas akan difokuskan pada titik jalur perlintasan kedatangan rombongan jenazah prajurit PBB dari kontingen Indonesia tersebut.
Adapun untuk simpul pengamanan itu yakni mulai dari titik awal kedatangan, kemudian di jalur lalu lintas menuju Terminal 3 Bandara Soetta hingga di lokasi upacara penghormatan yakni di Terminal VVIP.
"Kalau Pak Presiden hadir, yang menjadi leading sector pengamanan dari TNI (waskita). Jadi, kami hanya backup pengamanan di beberapa titik saja," ungkapnya.
Wisnu memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, hingga saat ini aman dan kondusif.
Tiga prajurit TNI yakni Mayor Inf (Anm) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anm) M. Nur Ichwan dan Kopda (Anm) Farizal Rhomadon gugur akibat tembakan artileri di sekitar posisi kontingen UNIFIL Indonesia di dekat Adchit Al Qusayr, Lebanon selatan, pada Minggu (29/3).
Pada Kamis (2/4), UNIFIL telah memberikan penghormatan terakhir untuk tiga prajurit tersebut. Upacara dilaksanakan di Hanggar Lebanese Air Force Beirut dipimpin langsung oleh Force Commander (FC)/Head of Mission l UNIFIL Mayor Jenderal Diodato Abagnara.
Upacara memorial tersebut juga dihadiri oleh Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Lebanon beserta jajaran KBRI, Atase Pertahanan (Athan) RI di Kairo, perwakilan United Nations Headquarters (UNHQ) New York, serta unsur militer Lebanon dan kontingen internasional.





