TRIBUNNEWS.COM - Nama penyanyi Pinkan Mambo tengah menjadi sorotan akhir-akhir ini.
Mantan rekan duet musisi Maia Estianty dalam grup vokal Duo Ratu ini kembali viral setelah aksinya bernyanyi dan berjoget di pinggir jalan kawasan Sepatan, Tangerang, sambil melakukan siaran langsung bersama suaminya, TikToker Arya Khan.
Viralnya aksi Pinkan bernyanyi di jalanan itu pun mendadak mendapatkan kritikan dari anaknya, Michelle Ashley.
Dalam salah satu pernyataannya, Michelle menyebut ibunya turun kelas atau downgrade usai aksinya 'ngamen' di jalanan viral.
Di tengah ramainya perbincangan tentang Pinkan Mambo yang dianggap turun kelas, aktris senior Emma Waroka justru menyoroti sikap Arya Khan kepada putri Pinkan dari pernikahan dengan mantan suaminya, Sandy Sanjaya, Michelle Ashley.
Lewat unggahan di Instagram pribadinya @emmawarokaofficial, aktris 50 tahun ini menyinggung soal aturan yang ditetapkan Arya Khan kepada putri sambungnya.
Siapa sangka TikToker yang juga pengusaha asal Kota Tangerang, Banten ini menerapkan aturan yang terbilang ketat soal interaksinya dengan putri pelantun tembang Kekasih yang tak Dianggap ini.
Di mana Arya Khan memiliki prinsip untuk tidak terlalu dekat atau melakukan kontak fisik yang berlebihan kepada Pinkan Mambo.
"Di sini gua suka sama Arya ya. Dengan prinsipnya, untuk Papa Sambung jangan terlalu dekat kontak fisik," kata Emma Waroka dikutip Sabtu (4/4/2026).
Meski membatasi kontak fisik dengan putri sambungnya, Arya tetap membuka diri sebagai tempat untuk Michelle bercerita.
Baca juga: Lita Gading Soroti Sindiran Anak Pinkan Mambo soal Downgrade usai Ibunya Viral Ngamen
"Dekat boleh sebagai teman curhat, teman berbagi, tapi ga kontak fisik sampai cium pipi, cipika-cipiki aja tuh ga mau tuh si Arya."
"Bagus-bagus itu, kalo salim oke boleh. Ini menghindari kedekatan secara fisik yang bisa menjadi apa ya? Ada, mungkin ya, beresiko kalo terlalu dekat banget. Ya, namanya juga bukan muhrimnya kan gitu," lanjutnya.
Bintang film Untuk Angeline ini pun sependapat dengan apa yang diutarakan oleh TikToker dengan nama asli Muhammad Rizky ini.
"Jadi cocok sih, suka gua sama pendapatnya Arya untuk Papa sambung," tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Emma Waroka sempat menangani selentingan kabar yang menuding hubungan Arya Khan dan Michelle sedang tidak harmonis.
"Si Michelle, anaknya Pinkan Mambo, berantem atau ga suka, lihat Mamanya (ngamen). Buktinya ini baik-baik aja, ga berantem sama Papa sambungnya," urai aktris yang kini tengah berseteru dengan pengusaha Fitri Salhuteru ini.
Soal aksi Michelle Ashley yang menilai ibunya 'downgrade' kini mendapatkan perhatian dari psikolog sekaligus mantan aktris Lita Gading.
Lewat unggahan di Instagram pribadinya @lita.gading, mantan bintang sinetron Intan ini mencoba menanggapi fenomena tersebut dari pandangannya sebagai seorang psikolog.
“Banyak yang tanya ke saya, saya akan coba bicara mengenai sisi psikologisnya."
“Ini anak Pinkan dari suaminya yang pertama, dia bilang ibunya downgrade setelah Pinkan menikah dengan suaminya yang sekarang (Arya Khan),” ujar Lita Gading dikutip Jumat.
Lita menjelaskan, persepsi “downgrade” tersebut kemungkinan berkaitan dengan perubahan gaya hidup.
“Mungkin downgrade nya dari gaya hidup dan lifestyle nya dia (Pinkan) mungkin dianggap tidak sesuai dengan anaknya,” kata Lita.
Menurutnya, faktor usia dan kedewasaan anak juga mempengaruhi cara pandang tersebut.
“Karena anaknya sudah dewasa, dan dia punya rasa malu, gengsi barangkali, atau mungkin sesuatu yang memang ada batasnya."
Lebih lanjut, Lita mengaku merasa miris dengan kondisi Pinkan yang harus turun ke jalan untuk bernyanyi.
“Ngamen sampai ditegur Dishub buat saya miris memang, karena sekelas Pinkan, benar kata anaknya,” terangnya.
Namun, ia menegaskan bahwa soal penghasilan bukan satu-satunya tolok ukur.
“Terlepas berapa ia mendapatkan pendapatan berapapun, menurut saya banyak atau tidaknya itu berbeda,” beber Lita.
Lita pun menyarankan adanya penyesuaian gaya hidup, ia menilai hidup sederhana bisa menjadi pilihan yang lebih bijak.
“Ya turunkan lifestyle-nya jangan terlalu boros barangkali."
“Mungkin hidup yang sederhana lebih baik daripada mencari uang dengan cara yang seperti itu,” pungkas sang psikolog.
(Tribunnews.com/Gabriella/Rinanda)