Mandi di Sungai Usai Main Bola dengan Teman-teman, Bocah 9 Tahun di Lamongan Hilang di Bengawan Solo
Dwi Prastika April 04, 2026 10:22 PM

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Hanif Manshuri

TRIBUNMADURA.COM, LAMONGAN - Bocah berusia 9 tahun berinisial AFA dilaporkan tenggelam di Sungai Bengawan Solo, tepatnya di wilayah Desa Laren, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Jumat (3/4/2026) sore.

Namun hingga Sabtu (4/4/2026), korban belum juga ditemukan.

Korban merupakan pelajar kelas 2 SD yang tinggal di Dusun Ketintang RT 01/RW 01, Desa Laren, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan.

Sebelum kejadian, AFA sempat berpamitan kepada ibunya untuk bermain sepak bola bersama teman-temannya di Lapangan Centong, Desa Laren.

Namun, seusai bermain bola, korban bersama sejumlah temannya memilih mandi di Sungai Bengawan Solo yang berjarak sekitar 50 meter dari lapangan.

Diduga karena tidak bisa berenang, AFA langsung tenggelam terbawa arus deras sesaat setelah masuk ke sungai.

Derasnya arus dan kondisi sungai yang cukup dalam membuat korban tidak bisa diselamatkan.

"Korban setelah selesai bermain bola kemudian mandi di sungai bersama teman-temannya. Saat masuk ke sungai, korban diduga langsung tenggelam karena tidak bisa berenang," ujar Abu, warga Ketintang Laren. 

Tiga saksi yang merupakan teman korban, I, H dan R menyaksikan korban tenggelam dan sempat berusaha memberikan pertolongan.

Baca juga: Kronologi 4 Bocah Tewas Tenggelam di Sungai Ponorogo, Tangis Orang Tua Pecah Temukan Anak Mengapung

Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil, korban terbawa air lantaran arus Sungai Bengawan Solo cukup deras.

Para  saksi kemudian berteriak meminta tolong kepada warga sekitar.

Sayangnya, lokasi kejadian yang berada cukup jauh dari permukiman membuat teriakan tersebut tidak segera terdengar.

Tak lama kemudian, sejumlah warga datang ke lokasi dan langsung melakukan pencarian dengan peralatan seadanya.

Insiden tersebut akhirnya sampai ke telinga petugas.

Polsek Lamongan melibatkan petugas gabungan SAR bergerak melakukan pencarian dan menyisir di lokasi kejadian.

Upaya pencaraian diperluas dan hingga petang hari, namun korban belum berhasil ditemukan.

Diputuskan, petugas dibantu warga akan melanjutkan proses pencarian pada Sabtu (4/4/2026) pagi.

Baca juga: Pencari Ikan di Trenggalek Tewas Tenggelam, Diduga Alami Kram saat Menyelam

Imbauan Polisi

Kapolsek Laren, Iptu Witono Hariadi melalui Kasi Humas Polres Lamongan , Ipda M Hamzaid membenarkan adanya insiden seorang anak tenggelam di Sungai Bengawan Solo.

"Korban masih dalam pencarian dan pencarian akan dilanjutkan pagi ini," katanya.

Peristiwa tenggelamnya seorang anak berusia 9 tahun di Bengawan Solo hendaknya menjadi perhatian dan pelajaran bagi semua.

"Kami mengimbau kepada seluruh warga, khususnya para orang tua, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat bermain, terutama di sekitar sungai, embung, saluran irigasi maupun lokasi yang berpotensi membahayakan, " ujar Witono.

Dia meminta agar tidak biarkan anak-anak bermain tanpa pendampingan di tepi sungai, apalagi saat arus sedang deras atau kondisi cuaca kurang baik. 

Pihaknya juga meminta kepada masyarakat untuk saling mengingatkan dan segera melapor apabila melihat anak-anak bermain di lokasi berbahaya.

"Keselamatan anak adalah tanggung jawab bersama. Semoga kejadian ini tidak terulang kembali dan kita semua diberikan kewaspadaan serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar," pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.