TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG – Sebuah pelangi muncul di langit Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, saat kedatangan jenazah tiga prajurit TNI yang gugur dalam misi pemeliharaan perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL) pada Sabtu (4/4/2026) sore.
Fenomena pelangi itu terlihat setelah hujan sempat turun sesaat di tengah geladi upacara penghormatan atau persemayaman kepada tiga prajurit TNI tersebut.
Momen ini menjadi sorotan visual yang menyentuh di tengah suasana duka.
Informasi dihimpun, ketiga jenazah telah mendarat di Bandara Soetta.
Dari tayangan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, terlihat tiga peti jenazah berbalut bendera Merah Putih diturunkan dari pesawat oleh Pasukan Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI atau Pasukan Garuda.
Ketiga peti jenazah kemudian dibawa masuk ke mobil jenazah berlogo Markas Besar TNI oleh Pasukan Garuda.
Berdasarkan informasi, akan ada pergantian peti jenazah sebelum upacara dimulai.
Presiden Prabowo Subianto dikabarkan akan hadir dalam upacara penghormatan tersebut.
Kehadiran kepala negara menegaskan penghormatan negara atas pengorbanan prajurit TNI dalam misi perdamaian dunia.
Tiga prajurit TNI yang gugur adalah:
Baca juga: Kemlu RI: Operasi Militer Israel di Lebanon Bahayakan Pasukan Perdamaian PBB
Selain tiga prajurit yang gugur, beberapa prajurit TNI juga mengalami luka:
Seorang prajurit TNI penjaga perdamaian terluka parah dalam insiden Adchit Al Qusayr.
Lettu Inf Sulthan Wirdean Maulana dan Praka Deni Rianto terluka dalam insiden Bani Hayyan.
Para prajurit yang terluka kini menjalani perawatan medis di rumah sakit di Beirut, Lebanon.
Saat ini, UNIFIL tengah menyelidiki kedua kejadian tersebut. Penyelidikan dilakukan untuk memastikan kronologi dan pihak yang bertanggung jawab atas serangan yang menimpa pasukan penjaga perdamaian, termasuk prajurit TNI.
Momen pelangi di langit Soetta menjadi simbol haru atas pengorbanan prajurit TNI dalam misi perdamaian dunia.