BREAKINGEWS: Pendaki Belgia Terjatuh di Jalur Sembalun Gunung Rinjani
Idham Khalid April 04, 2026 10:19 PM

 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Robby Firmansyah

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Seorang pendaki asal Belgia dikabarkan terjatuh di jalur pendakian Gunung Rinjani via Sembalun, pada Sabtu (4/4/2026). Ia saat ini sudah mendapatkan pertolongan di shelter Sembalun.

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR), Budhy Kurniawan membenarkan terkait insiden tersebut. Ia mengatakan kondisi bule tersebut dalam keadaan selamat hanya saja kakinya mengalami luka ringan.

"Yang kami monitor hanya terkilir dan sudah ditangani di shelter pelawangan Sembalun," kata Budhy kepada TribunLombok.com, Sabtu (4/4/2026).

Namun Budhy belum memberikan informasi lebih lanjut terkait dengan identitas warga negara Bulgaria tersebut, termasuk kronologi insiden terjatuhnya bule tersebut.

Pendakian Gunung Rinjani Dibuka 1 April 2026

Setelah dibukanya pembelian tiket secara online untuk pendakian di Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) sejak 6 Maret 2026 lalu, kuota untuk 1-4 April 2026 sudah ludes terjual di aplikasi E-Rinjani. 

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) Budhy Kurniawan membenarkan terkait tingginya minat pendaki yang ingin menjajal jalur pendakian gunung setinggi 3.726 meter diatas permukaan laut (MDPL) itu.

Baca juga: Ojek Rinjani Tarif Rp200 Ribu ke Pos 2 Jadi Solusi Hemat Energi Pendaki

Ia mengatakan, berdasarkan data di aplikasi E-Rinjani empat hari pertama jumlah pemesanan hampir merata setiap harinya, dengan dominasi wisatawan domestik. 

"Untuk tanggal 1 April saja jumlah pendaki yang memesan sebanyak 219 orang, terdiri dari 181 wisatawan nusantara dan 38 wisatawan mancanegara," kata Budhy, Selasa (24/3/2026). 

Pada hari berikutnya yakni 2 April jumlah pendaki hampir sama dengan hari sebelumnya, yakni 222 orang terdiri dari 189 wisatawan nusantara dan 33 wisatawan mancanegara.

Pada 3 April 2026 jumlah pendaki sebanyak 222 orang terdiri dari 195 wisatawan nusantara dan 27 wisatawan mancanegara. Pada 4 April sebanyak 207 orang terdiri dari 189 wisatawan nusantara dan 18 wisatawan mancanegara. 

Budhy mengatakan data tersebut merupakan jumlah pendaki yang sudah memesan melalui enam pintu pendakian, yakni Sembalun, Timbanuh, Torean, Senaru, Aik Berik dan Tetebatu. 

"Ini total dari semua pintu pendakian di enam jalur, yang full dan ramai peminat tetap jalur Sembalun," kata Budhy. 

Sebelumnya BTNGR membuka pemesanan tiket pendakian Gunung Rinjani sejak 6 Maret 2026 lalu, setelah ditutup untuk pemulihan jalur sejak 1 Januari 2026 lalu. Penutupan ini rutin dilakukan untuk memulihkan ekosistem yang ada di dalamnya. 

Budhy menghimbau pada calon pendaki untuk mematuhi prosedur yang sudah ditetapkan oleh pengelola, demi menjaga keselamatan dan ekosistem yang ada di Gunung Rinjani.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.