Tribunlampung.co.id, Jakarta - Seusai viral di media sosial atas tindakan yang membahayakan di jalan tol, pengemudi Kijang Innova silver dan Grand Livina hitam kini diburu polisi.
Kedua pengemudi itu terekam kamera dashboard kendaraan lain, saling senggol di ruas Tol Wiyoto Wiyono dekat pintu exit PRJ Kemayoran, berlatar megah Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara.
Dikutip dari Tribunnews.com, dalam rekaman video yang beredar, terlihat dua minibus, Nissan Grand Livina hitam dan Toyota Innova krem/silver, saling adu kecepatan hingga bersenggolan.
Mobil Innova sempat menyenggol bodi Grand Livina ke bahu jalan, membuat Livina oleng dan berpindah ke lajur satu.
Namun, Innova kembali menghalangi hingga Grand Livina membentur barier beton. Insiden itu nyaris membuat pengemudi kehilangan kendali.
Baca juga: Viral Innova Silver "Adu Kuat" dengan Livina Hitam di Tol arah Tanjung Priok
Kedua kendaraan akhirnya berhenti di tengah ruas tol. Pengemudi Innova berbadan gempal turun menghampiri sopir Grand Livina dan sempat mencoba mencabut kunci kontak mobil.
Keributan pun terjadi di tengah jalur tol, menimbulkan kemacetan dan membahayakan pengguna jalan lain.
Perekam video terdengar panik: “Ngeri, ngeri. Kenapa ini? Wah, Livina dihantem Innova tuh. Permasalahannya kurang tahu.”
Visual memperlihatkan arus lalu lintas sempat terhambat akibat aksi saling senggol dan cekcok tersebut.
Kasat Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Reiki Indra Brata Manggala, menuturkan pihaknya sudah memonitor insiden viral itu.
“Para pengendara membubarkan diri sebelum petugas polisi datang,” kata Reiki dalam keterangan, Sabtu (4/4/2026).
Lokasi kejadian persisnya di Km 19+000 B lajur 1, pada Jumat (3/4/2026) sekitar pukul 15.09 WIB.
Saat polisi tiba, kedua pengemudi sudah tidak ada di lokasi.
Reiki memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Namun, polisi akan menindak kedua pengemudi melalui penilangan karena berhenti di tengah jalan dan mengganggu arus lalu lintas.
Hingga kini, pemicu awal pertikaian belum diketahui.
Insiden ini jadi pengingat keras bahwa aksi ugal-ugalan di jalan tol bukan hanya berbahaya, tapi juga berujung sanksi hukum.