TRIBUNGORONTALO.COM -- Dengan pemutakhiran data yang lebih cepat, pencairan bansos bulan April 2026 dijadwalkan pada pekan kedua April, lebih maju dibanding biasanya.
Penyaluran bantuan tetap melalui dua jalur resmi, yaitu Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia, sehingga penerima bisa memilih cara yang paling mudah bagi mereka.
Gus Ipul juga menegaskan bahwa jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk bansos reguler tetap 18 juta keluarga tahun ini.
Baca juga: Rentetan Gempa Kecil Masih Terjadi di Laut Maluku Utara, Ini Penjelasan dan Imbauan BMKG
“Alokasinya sampai saat ini masih sama, 18 juta lebih, kecuali nanti ada kebijakan baru atau stimulus ekonomi dari Bapak Presiden,” jelasnya.
Bagi masyarakat yang ingin memastikan apakah mereka termasuk penerima bansos, penting diketahui bahwa sasaran penerima adalah warga yang masuk dalam kategori desil rendah menurut Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Sejak tahun lalu, DTSEN dijadikan acuan utama, menggantikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), sehingga semua warga yang ingin menerima bantuan harus memastikan NIK KTP mereka sudah terdaftar di sistem DTSEN.
Baca juga: 3 Rekomendasi Tempat Makan di Gorontalo dengan Porsi “Jumbo”, Ada Mie Ayam hingga Nasi Kucing
Berikut adalah langkah-langkah untuk mengecek apakah NIK KTP Anda terdaftar sebagai penerima bansos bulan April 2026:
1. Cek Bansos Kemensos via situs cekbansos.kemensos.go.id 2025
2. Cek Bansos Kemensos via aplikasi Cek Bansos
Jika nama Anda muncul sebagai penerima, sistem menampilkan nama lengkap, usia, jenis bantuan, status penerimaan, dan periode pencairan.
Baca juga: Cuma Modal NIK KTP! Ini Cara Cek Desil Bansos 2026 Lewat HP Tanpa Harus Antre di Kelurahan
Berikut daftar bansos cair bulan April 2026 selengkapnya.
1. PKH
PKH adalah bantuan berupa uang tunai yang diberikan untuk beberapa kategori dengan distribusi empat tahap dalam satu tahun.
Pada bulan April ini, PKH memasuki pencarian tahap kedua yang akan berlangsung sampai dengan Juni 2026.
Berikut adalah besaran bantuan PKH per kategori:
2. BPNT
BPNT adalah bantuan untuk kebutuhan pangan senilai Rp200.000 per bulan.
Di beberapa wilayah, BPNT didistribusikan bersamaan dengan PKH.
3. Beras 10 Kg + Minyak Goreng 2 L
Pemerintah memperpanjang periode penyaluran bantuan beras 10 kg dan minyak goreng 2 liter hingga April 2026.
Sebelumnya, bansos ini merupakan bagian dari program stimulus ekonomi kuartal I-2026 dengan target 33,2 juta masyarakat berpenghasilan rendah.
Berdasarkan siaran pers Badan Pangan Nasional (Bapanas), Perum Bulog mencatat realisasi penyaluran bansos beras dan minyak telah menyentuh 382.529 penerima di 24 provinsi per 25 Maret 2026.
Pemerintah dipastikan bakal terus memacu Perum Bulog guna mengakselerasi distribusi bantuan beras dan minyak goreng.
Perpanjangan program yang ditetapkan hingga April mendatang diharapkan mampu menyokong percepatan realisasi dari salah satu instrumen bantuan ekonomi ini.
4. PBI JK
Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) adalah bansos untuk masyarakat rentan ekonomi yang iuran bulanan BPJS Kesehatan-nya dibayarkan oleh pemerintah
Pemerintah menanggung iuran BPJS Kesehatan sebesar Rp42.000 per bulan untuk warga yang berada di desil bawah DTSEN.
5. PIP
Bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) adalah bantuan uang tunai untuk pendidikan sebagai upaya perluasan akses dan kesempatan belajar pada siswa maupun mahasiswa dari keluarga miskin atau rentan miskin.
Bulan April ini, PIP memasuki bulan ketiga pada periode pencairan termin pertama yang telah berlangsung sejak Februari.
Berikut rincian besaran bantuan untuk beberapa jenjang pendidikan:
Siswa SD
• Rp450.000 per tahun
• Rp225.000 untuk siswa baru dan kelas akhir
Siswa SMP
• Rp750.000 per tahun
• Rp375.000 untuk siswa baru dan kelas akhir
Siswa SMA atau sederajat
• Rp1.800.000 per tahun
• Rp 500.000-Rp 900.000 untuk siswa baru dan kelas akhir
(*)