Rentetan Gempa Kecil Masih Terjadi di Laut Maluku Utara, Ini Penjelasan dan Imbauan BMKG
Wawan Akuba April 04, 2026 09:41 PM

 

TRIBUNGORONTALO.COM — Aktivitas gempa bumi masih terus terjadi di wilayah Laut Maluku Utara pada Sabtu, 4 April 2026 malam.

Berdasarkan data terbaru, gempa berkekuatan magnitudo 2,9 tercatat terjadi pada pukul 21.09.46 WIB.

Lokasi gempa berada di koordinat 1,43 Lintang Utara dan 126,44 Bujur Timur, dengan kedalaman 36 kilometer. Pusat gempa berada di laut, di kawasan yang dikenal aktif secara seismik.

Sebelumnya, pada pukul 20.49.01 WIB, gempa lain juga terjadi di wilayah yang sama dengan kekuatan magnitudo 3,8. Gempa tersebut berlokasi di koordinat 1,25 LU dan 126,49 BT dengan kedalaman 16 kilometer.

Wilayah Rawan Gempa

Laut Maluku Utara merupakan salah satu kawasan yang sangat rawan gempa karena berada di pertemuan beberapa lempeng tektonik besar, yakni Lempeng Pasifik, Lempeng Eurasia, dan Lempeng Filipina.

Interaksi antar lempeng ini menyebabkan terbentuknya zona subduksi dan patahan aktif di dasar laut.

Kondisi tersebut menjadikan wilayah ini sering mengalami gempa bumi, baik dalam skala kecil hingga besar.

Rentetan gempa yang terjadi saat ini juga diduga merupakan bagian dari aktivitas susulan setelah gempa utama berkekuatan magnitudo 7,6 yang terjadi sebelumnya.

Magnitudo, Kedalaman, dan Dampaknya

Secara umum, gempa dengan magnitudo kecil seperti 2,9 hingga 3,8 biasanya tidak menimbulkan kerusakan dan sering kali tidak dirasakan oleh masyarakat.

Namun, kedalaman gempa juga berpengaruh terhadap dampaknya.

Gempa dengan kedalaman dangkal, seperti 16 kilometer pada gempa M 3,8, berpotensi lebih terasa dibandingkan gempa yang lebih dalam.

Sementara gempa dengan kedalaman 36 kilometer seperti M 2,9 cenderung lebih lemah dampaknya di permukaan.

Meski demikian, gempa-gempa kecil ini tetap menjadi indikator bahwa aktivitas tektonik di wilayah tersebut masih berlangsung aktif.

Imbauan BMKG dan Tips Hadapi Gempa

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat agar tetap tenang namun waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan saat terjadi gempa antara lain:

  • Segera berlindung di bawah meja atau struktur yang kuat jika berada di dalam ruangan
  • Jauhi bangunan, tiang listrik, dan pohon jika berada di luar
  • Hindari panik dan jangan menggunakan lift
  • Siapkan tas darurat berisi kebutuhan penting
  • Ikuti informasi resmi dari BMKG, BPBD, dan pemerintah setempat
  • BMKG juga menegaskan pentingnya tidak mudah percaya pada informasi yang tidak jelas sumbernya, terutama yang beredar di media sosial.

Tetap Tenang dan Waspada

Rentetan gempa ini merupakan fenomena alam yang umum terjadi di wilayah cincin api Pasifik. 

Masyarakat diharapkan tetap tenang, tidak panik, serta terus memantau perkembangan informasi resmi dari BMKG.

Kewaspadaan dan kesiapsiagaan menjadi kunci utama dalam menghadapi potensi bencana, terutama di wilayah yang memang dikenal aktif secara tektonik seperti Laut Maluku Utara. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.