Lebih Sebulan setelah Gangguan, Layanan Bank Jambi Masih Terbatas
Mareza Sutan AJ April 04, 2026 10:04 PM

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI — Selama lebih dari satu bulan terakhir, layanan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jambi atau Bank Jambi masih terbatas.

Layanan perbankan seluler atau mobile banking masih mengalami gangguan dan belum dapat diakses oleh nasabah.

Adapun, anjungan tunai mandiri atau ATM mulai bisa diakses, meski sejumlah nasabah harus mengganti kartu.

Gangguan tersebut disebut dipicu oleh insiden peretasan yang menyebabkan sejumlah saldo nasabah dilaporkan hilang.

Sejak Minggu (22/2/2026), pihak Bank Jambi memutuskan untuk memblokir sementara akses mobile banking sehingga layanan tersebut tidak bisa digunakan.

Riski, satu di antara nasabah, mengaku khawatir dengan kondisi tersebut.

Meski tidak mengalami kehilangan saldo, ia merasa aktivitas transaksi menjadi terganggu.

"Kalau ada pembayaran ke Bank Jambi, kami harus ke teller. Itu makan waktu," ujarnya pada Jumat (3/4/2026).

Ia mengaku harus meluangkan waktu lebih untuk mengantre di bank karena tidak bisa lagi bertransaksi melalui aplikasi.

Meski layanan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) sudah kembali berfungsi, keterbatasan waktu operasional juga menjadi kendala bagi nasabah.

"ATM juga ada waktunya, di atas jam empat sore sudah tidak bisa," sebutnya.

Keluhan serupa disampaikan Titik, yang berharap layanan Bank Jambi segera normal agar tidak perlu menghabiskan waktu untuk antre.

"Ke teller antre, ATM antre. Semua kami antre," kata dia.

Sementara itu, Direktur Operasional Bank Jambi, Zulfikar, sebelumnya menyampaikan bahwa pihaknya telah mempercepat distribusi kartu ATM kepada nasabah.

Ia menjelaskan, kebutuhan kartu ATM sempat meningkat tajam menjelang bulan puasa.

Namun, pengiriman dari vendor dilakukan secara bertahap karena keterbatasan stok.

“Sekarang yang sudah datang itu hampir 60 ribu. Memang kita kirimnya bertahap, tidak sekaligus. Tapi stok kita sudah cukup banyak dan terus berjalan pengirimannya,” katanya, Kamis (2/4/2026).

Menurutnya, distribusi kartu ATM sempat terkendala karena vendor penyedia berada di Surabaya, sehingga tidak dapat memenuhi lonjakan permintaan secara cepat selama Ramadan.

Namun, pasca-Lebaran, pasokan kartu ATM mulai kembali lancar dan kondisi kini dinilai semakin stabil.

“Setelah Lebaran ini sudah kirim ke kita. Aman sudah. Jadi kalau masyarakat mau PIN ATM di mana pun, sudah siap,” tuturnya.

(Tribunjambi.com/Srituti Apriliani Putri)

 

Baca juga: Tersangka Sabu 58 Kg Kabur dari Lantai 2 Polda Jambi dengan Tangan Terikat

Baca juga: Daftar 7 Tim Peserta Liga 4 Jambi dan Jadwal Pertandingan 10—19 April 2026

Baca juga: Pria Jambi Larikan Motor Sepupu lalu Gadai Rp1 Juta buat Narkoba dan Judol

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.