- AS yang terus gembar gembor akan melancarkan operasi darat melawan Iran kini mengalami kesulitan.
AS tak berani terjun langsung melibatkan pasukan darat dalam operasi pencarian pilot dan kru jet tempur yang jatuh akibat serangan Iran.
Upaya menyelamatkan pilot AS yang hilang menjadi tantangan serius bagi AS.
AS menghadapi ancaman serangan dan tembakan langsung dari Teheran.
Pasukan AS juga harus terbang rendah dengan helikopter secara akurat untuk mencari pilot yang hilang.
Sejauh ini, AS tak melakukan operasi darat untuk mencari pilot tersebut.
Mantan perwira senior angkatan laut AS dan penasihat senior di Atlantic Council, mengatakan bahwa AS menggunakan operasi infanteri dengan helikopter, dan pesawat tempur untuk mencari pasukannya.
Pada AlJazeera, Sabtu (4/4/2-26), Ia menegaskan bahwa nantinya helikopter dan pesawat tempur AC-130 akan terbang rendah dan melakukan pencarian rentan.
Operasi ini kemungkinan besar tidak akan melibatkan pasukan darat.
AS juga perlu melakukan evakuasi dengan cepat karena pemburuan besar-besaran yang dilakukan oleh Iran.
Teheran menegaskan, misi pencarian sedang berlangsung.
Mereka mengatakan bahwa IRGC masih mencari pilot jet tempur canggih yang jatuh tersebut.
Dari laporan pemerintah Iran, IRGC dilaporkan telah menembak jatuh F-35 dan F-15 milik AS.
Pilot yang dikabarkan selamat pun diburu dan melibatkan warga di sepanjang wilayah bagian barat Teheran.
Program: Tribunnews Update
Host: Nila Irda
Editor Video: Mellinia Pranandari
Uploader: bagus gema praditiya sukirman