Tribunlampung.co.id, Jepara - Suasana dini hari di Desa Tubanan, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara, yang biasanya sunyi mendadak berubah menjadi kepanikan.
Teriakan minta tolong memecah keheningan malam dan membuat warga berhamburan keluar rumah.
Api terlihat menyala dari dalam satu rumah, sementara dua perempuan di dalamnya berusaha menyelamatkan diri.
Warga yang mendengar teriakan itu langsung berdatangan untuk membantu memadamkan api.
Korban adalah seorang perempuan paruh baya yang selama ini tinggal bersama ibunya yang sudah lanjut usia.
Baca juga: Penyebab Ibu Dibakar Anak Angkatnya Saat Sedang Asyik Menonton TV di Rumah
Keduanya dikenal warga sebagai keluarga yang hidup tenang di kampung tersebut.
Namun malam itu berubah menjadi mimpi buruk. Seorang pria yang pernah menjadi bagian dari keluarga mereka diduga datang dengan membawa niat jahat.
Dalam hitungan menit, rumah yang semula sunyi berubah menjadi lokasi tragedi yang membuat warga sekitar terpukul.
Dikutip dari Tribunnews.com, dua korban dalam peristiwa tersebut adalah Sriningsih (55) dan ibunya Margi (90), warga Desa Tubanan, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara. Keduanya mengalami luka bakar parah hingga sekitar 90 persen.
Saat ini, kedua korban menjalani perawatan intensif di RSUD Kartini Jepara.
Polisi menduga pelaku pembakaran adalah Wardoyo (64), warga Desa Tubanan yang juga merupakan mantan suami Sriningsih.
Kasatreskrim Polres Jepara, M Faizal Wildan Umar Rela, mengatakan kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 01.45 WIB.
Menurutnya, pelaku diduga masuk ke rumah korban dengan membawa jeriken berisi bahan bakar minyak jenis Pertalite.
Pelaku kemudian menuju kamar tempat Sriningsih tidur bersama ibunya, Margi.
Bahan bakar tersebut disiramkan ke tubuh kedua korban yang saat itu masih terlelap tidur.
“Pelaku menyulutkan api menggunakan kayu yang dibungkus kain sehingga menyebabkan kedua korban terbakar,” ujar Faizal.
Setelah api menyala, Sriningsih terbangun dan berteriak meminta pertolongan. Teriakan itu kemudian didengar warga sekitar yang langsung datang membantu.
Warga berusaha memadamkan api dan mengevakuasi kedua korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Kasus ini kini masih dalam penanganan Satreskrim Polres Jepara untuk mengungkap lebih jauh motif dan kronologi lengkap peristiwa tersebut.