Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Bima Kurniawan
TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Kronologi petani asal Kabupaten Kepahiang bernama Heriyanto (50) disambar petir saat sedang berteduh di pondok kebunnya pada Jumat sore (3/4/2026).
Kapolres Kepahiang AKBP Yuriko Fernanda melalui Kapolsek Ujan Mas Iptu Ali Ardani membenarkan adanya peristiwa warga yang tersambar petir tersebut.
Kapolsek menerangkan, saat itu korban tengah berada di kebun miliknya untuk memanen mentimun yang berlokasi di Desa Suro Bali, Kecamatan Ujan Mas.
Saat sedang memetik mentimun, kondisi cuaca tiba-tiba hujan dan korban bergegas menuju pondok untuk berteduh.
Saat berada dalam pondok tersebutlah korban diduga tersambar petir.
Baca juga: Kondisi Pria yang Tersambar Petir Saat Memetik Timun di Suro Bali Kepahiang
"Saat kejadian tersambar petir korban tengah berada di pondok untuk berteduh, saat itu hujan," ucap Ali.
Beruntung korban yang tersambar petir mengalami luka bakar di bagian kaki kiri.
Kapolsek Ujan Mas melalui personil piket bersama langsung melakukan pengecekan di lokasi dan membawa korban ke klinik untuk mendapatkan penanganan medis.
Sementara disekitar lokasi terdapat dua ekor anjing penjaga kebun tak jaruh dari posisi ikut tersambar petir dan mati.
"Korban selamat, namun mengalami luka bakar dibagian kaki kiri. Mengetahui kejadian tersebut, warga setempat membawa korban ke klinik kesehatan terdekat," terang Ali.
Setelah kejadian korban langsung dilarikan ke klinik kesehatan RS Assalam di Rejang Lebong untuk mendapatkan penanganan medis.