SURYA.CO.ID, BONDOWOSO - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bondowoso resmi menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) di Hotel Ijen View, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur (Jatim), Sabtu (4/4/2026).
Dalam forum pleno tersebut, muncul tiga nama kandidat yang diusulkan ke tingkat Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB untuk mengisi posisi nakhoda partai periode 2026-2031.
Ketiga sosok tersebut adalah figur sentral di internal PKB, yakni Ketua DPRD Bondowoso Ahmad Dhafir, Wakil Ketua DPRD Bondowoso Haji Tohari, serta anggota Fraksi PKB Jatim Ubaidillah.
Ketua Panitia Muscab PKB Bondowoso, Sutriyono, menjelaskan bahwa ketiga nama tersebut merupakan hasil penilaian ketat dari Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Jawa Timur.
"DPW melakukan evaluasi kinerja dengan turun langsung ke lapangan, termasuk menyerap masukan dari tokoh masyarakat dan kalangan kiai," ujar Sutriyono kepada SURYA.co.id di sela forum.
Meski peserta Muscab diberikan kesempatan untuk mengusulkan nama tambahan, hingga forum ditutup tidak ada usulan baru yang muncul dari akar rumput.
Wakil Ketua DPW PKB Jatim, Badrud Tamam, menegaskan bahwa penentuan ketua kali ini menitikberatkan pada kesiapan sistem periodesasi organisasi, bukan sekadar figuritas individu.
Ketiga kandidat selanjutnya dijadwalkan mengikuti tahapan fit and proper test yang mencakup proses assessment kepemimpinan serta sesi wawancara mendalam.
"Fit and proper test ini komprehensif, mulai dari tes kemampuan, keadaban, konsistensi, hingga kesiapan menjadi ketua," ungkap sosok yang akrab disapa RBT tersebut.
Sebagai informasi, PKB merupakan partai pemenang di Kabupaten Bondowoso pada Pemilu legislatif sebelumnya. Posisi Ketua DPC PKB sangat strategis karena menentukan arah koalisi dalam Pilkada mendatang.
Keputusan akhir mengenai siapa yang akan memegang tongkat komando tetap berada di tangan DPP PKB melalui penerbitan Surat Keputusan (SK) resmi dalam waktu dekat.