TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Duka mendalam menyelimuti Fafa Nur Azila.
Istri dari almarhum Kopral Dua (Kopda) Anumerta Farizal Rhomadhon ini tak kuasa menahan tangisnya dan bahkan harus dipapah saat mengiringi kepulangan jenazah sang suami di kampung halamannya di Padukuhan Ledok, Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, Sabtu (4/4/2026) malam.
Kesedihan Fafa memuncak di hadapan peti jenazah yang berbalut bendera Merah Putih.
Sembari mengelus rambut putri kecilnya yang masih berusia dua tahun, ia mengungkapkan kerinduannya yang tertahan.
"Ya Allah, kangen ayah Nak, kangen sama ayah ya Nak," ujarnya dengan suara bergetar di hadapan peti jenazah sang pahlawan negara.
Kopda (Anm) Farizal Rhomadhon merupakan prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi Pasukan Perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon (UNIFIL).
Jenazahnya tiba di rumah duka di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada Sabtu (4/4/2026) malam, diwarnai isak tangis keluarga dan kerabat yang telah menanti sejak petang.
Berdasarkan pantauan di lapangan, iring-iringan mobil jenazah memasuki halaman rumah duka di Padukuhan Ledok, Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, pada pukul 22.42 WIB.
Tangis histeris kembali pecah saat jenazah diturunkan.
Fafa beserta orangtua almarhum yang tak kuasa menahan kesedihan harus dipapah ketika berjalan menuju ruang tengah rumah, tempat jenazah disemayamkan.
Penghormatan mengalir tidak hanya dari pihak keluarga.
Puluhan warga sekitar bersama anggota TNI yang berjaga turut menyambut dan mendoakan almarhum melalui tahlilan yang digelar dari halaman hingga teras rumah.
Baca juga: Isak Tangis Keluarga dan Kerabat saat Jenazah Kopda Farizal Tiba di Rumah Duka di Kulon Progo
Sebelum tiba di kediaman, rangkaian panjang pemulangan telah dilalui.
Jenazah Kopda Anumerta Farizal beserta jenazah Serka (Anm) Muhammad Nur Ichwan lebih dulu diterbangkan dari Jakarta dan tiba di Pangkalan Udara (Lanud) Adisutjipto Yogyakarta sekitar pukul 21.20 WIB.
Pada Sabtu petang, prosesi penghormatan terakhir secara kenegaraan juga telah dilangsungkan di Bandara Soekarno-Hatta.
Upacara penghormatan tersebut dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto yang tiba di lokasi pada pukul 18.46 WIB.
Komandan Brigade Infanteri 25/Siwah, Kolonel Inf Dimar Bahtera, yang turut hadir di rumah duka memastikan bahwa seluruh rangkaian pemulangan jenazah berjalan dengan lancar dan sesuai jadwal.
"Sesuai rencana, ada maju mundur satu jam biasa. Sesuai rencana. Dari proses awal Lebanon, Jakarta, semua sesuai rencana. Mohon doanya, jenazah sudah sampai di sini dengan aman tinggal kita prosesi keluarga, masyarakat yang mau menyalatkan. Semoga keluarganya bisa ikhlas bisa tabah," kata Kolonel Dimar.
Gugurnya almarhum meninggalkan duka mendalam bagi bangsa.
Praka Farizal Rhomadhon—pangkat terakhir almarhum sebelum menerima kenaikan pangkat anumerta—gugur pada Minggu (29/3/2026).
Ia tewas akibat ledakan proyektil di dekat salah satu posisi pasukan di sekitar Desa Adchit al-Qusayr, Lebanon selatan.
Setelah malam ini disalatkan dan disemayamkan di tengah pelukan keluarga besarnya, jenazah Kopda Anumerta Farizal akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giripeni, Wates, pada Minggu (5/4/2026) dengan diiringi prosesi militer penuh.
Sebuah pengantaran terakhir bagi prajurit yang telah memberikan segalanya demi perdamaian. (*)