BOLASPORT.COM - Jay Idzes dikritik setelah melakukan 'dosa' yang berulang.
Diperkuat Jay Idzes sebagai starter, Sassuolo meraih tiga poin saat menjamu Cagliari pada pekan ke-31 Liga Italia 2025-2026.
Mereka menggebuk tuan rumah dengan skor 2-1 di Mapei Stadium, Sabtu (4/4/2026).
Hasil ini diperoleh Sassuolo lewat jalur comeback setelah tertinggal lebih dulu.
Apes bagi Jay Idzes karena gol pertama Cagliari terjadi akibat dirinya.
Laga berjalan setengah jam, sang kapten timnas Indonesia melakukan handball sehingga berujung penalti bagi tim tamu.
Sebastiano Esposito maju sebagai eksekutor dan berhasil nyekor melalui titik putih.
Kedudukan tak berubah sampai babak pertama selesai.
Selepas rehat, Sassuolo bisa membalikkan keadaan berkat gol Ulisses Garcia dan Andrea Pinamonti.
Kemenangan Sassuolo tak lantas menghindarkan Idzes dari penilaian negatif.
Media Italia, Tutto Sasuolo, memberikan ponten lima untuk penampilan Idzes.
Bek kelahiran Belanda itu dikritik gara-gara handball yang bikin tim tuan rumah dihukum penalti.
Idzes melakukan kesalahan serupa dalam pertandingan sebelumnya melawan Juventus.
"Handball, permainan kasar," tulis Tutto Sassuolo mengomentari permainan Idzes.
"Saya tidak tahu apakah ada ungkapan serupa dalam bahasa Indonesia, tetapi mereka harus menjelaskannya kepada Idzes karena ini adalah penalti kedua yang diberikan kepadanya karena pelanggaran handball setelah yang terjadi saat melawan Juve dan sekarang Cagliari."
"Bingung, dia masih mencari Palestra setelah umpan tumit tersebut," lanjut isi tulisan mereka.
Menyusul kemenangan dari partai terbaru, Sassuolo bertahan di papan tengah klasemen.
Armada asuhan Fabio Grosso menempati peringkat ke-10 sambil mengantongi 42 poin usai menjalani 31 pertandingan.
Adapun Cagliari menduduki tangga ke-16 dan punya 30 angka.
Sebelum jumpa Cagliari, Idzes menerima trofi Pemain Terbaik Indonesia 2026.
Dia mengalahkan nama-nama beken seperti Rizky Ridho, Calvin Verdonk, dan Kevin Diks.
"Saya ingin menggunakan kesempatan ini untuk mengucapkan selamat kepada Idzes atas penghargaan sebagai pemain terbaik Indonesia tahun ini," ujar Grosso.
"Ini (penghargaan pemain terbaik) tentu merupakan tanda penghormatan yang besar baginya," lanjutnya.