Pasukan UNIFIL Indonesia Diserang Lagi! 3 Prajurit TNI Terluka, Kemlu Minta DK PBB Gelar Pertemuan
Akmal KhoirulHabib April 05, 2026 08:56 AM

- Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menyampaikan kekhawatiran setelah ledakan kembali menyasar pasukan perdamaian PBB atau United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

Ledakan tersebut merupakan kali ketiga yang kali ini melukai tiga prajurit Indonesia yang bertugas pada pasukan perdamaian di Lebanon.

“Pemerintah Republik Indonesia menyampaikan kekhawatiran yang sangat mendalam atas ledakan yang terjadi pada 3 April 2026 di El Addaiseh, Lebanon Selatan, yang melukai tiga personel peacekeepers Indonesia yang bertugas pada United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL),” ujar Kemlu, Sabtu (4/4/2026).

Dalam kurun satu minggu, insiden ledakan di tengah operasi militer Israel di Lebanon Selatan tersebut telah menyasar pasukan perdamaian sebanyak 3 kali.

Kemlu RI menilai insiden tersebut tidak bisa terus dibiarkan.

“Serangan atau insiden yang terjadi berulang kali seperti ini tidak dapat diterima. Terlepas dari apa pun penyebabnya, kejadian ini menggarisbawahi pentingnya penguatan segera perlindungan bagi pasukan perdamaian PBB di tengah situasi konflik yang semakin berbahaya,” katanya.

Pemerintah Indonesia meminta agar Dewan Keamanan PBB segera mengusut seluruh insiden yang menyasar pasukan perdamaian.

Indonesia meminta Dewan Keamanan PBB menggelar pertemuan antarnegara yang berkontribusi terhadap pasukan perdamaian PBB untuk memperkuat perlindungan.

“Indonesia kembali meminta agar Dewan Keamanan PBB segera mengusut seluruh insiden terhadap UNIFIL dan agar segera dilakukan pertemuan antara negara kontributor pasukan untuk UNIFIL untuk melakukan review dan mengambil tindakan penguatan perlindungan terhadap pasukan yang bertugas di UNIFIL,” katanya.(*)

Program: Local Experience
Editor: Akmal Khoirul Habib

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.