TRIBUNGORONTALO.COM – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Rusli Habibie, Desa Biluhu Timur, Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo, sekitar pukul 16.30 Wita, Sabtu (4/4/2026).
Insiden ini melibatkan seorang pelajar yang mengendarai sepeda motor. Korban sempat mengalami kejang-kejang setelah benturan keras.
Korban diketahui bernama Salwa O Arsyad (19), pelajar asal Desa Lamu, Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo.
Ia mengendarai motor matic Yamaha Mio Soul GT berwarna putih-merah dengan nomor polisi DM 3275 DF.
Menurut keterangan warga, kecelakaan bermula saat korban melaju dari arah Desa Bongo menuju Desa Lamu.
Saat melintasi jalan menurun di wilayah Biluhu Timur, korban diduga kehilangan kendali akibat gangguan pada sistem pengereman.
“Pengendara dari arah Desa Bongo menuju Desa Lamu, saat melintasi turunan di Desa Biluhu Timur, kehilangan kendali.
Diduga motor mengalami rem blong sehingga sistem pengereman tidak berfungsi sama sekali,” ujar warga dalam laporan yang disampaikan Kasi Humas Polres Gorontalo, Iptu Wawan Suryawan, Minggu (5/4/2026).
Motor yang melaju tanpa kendali akhirnya menghantam pembatas jalan di bagian bawah turunan panjang. Benturan keras membuat korban mengalami luka serius.
Dalam video yang beredar di media sosial, korban tampak terjepit di antara pembatas jalan yang dilengkapi ban besar sebagai pelindung.
Baca juga: Polisi Gorontalo Selidiki Kronologi dan Penyebab Kecelakaan Maut di Jembatan Bilolantunga
Tak lama setelah benturan, korban terlihat kejang-kejang sebelum akhirnya dievakuasi.
“Pengendara motor mengalami luka-luka dan dibawa ke Puskesmas Batudaa Pantai untuk penanganan lebih lanjut,” kata Wawan.
Kecelakaan ini diduga kuat dipicu oleh rem blong, ditambah kondisi jalan menurun yang memperparah hilangnya kendali kendaraan.
Lokasi kejadian sendiri disebut rawan kecelakaan. Sejumlah postingan di media sosial menyebut kawasan tersebut kerap menjadi titik insiden serupa, terutama bagi pengendara yang melintasi turunan panjang. (*)