Polisi Buru Pelaku Curanmor yang Buang Tembakan saat Beraksi di Bandar Lampung
Robertus Didik Budiawan Cahyono April 05, 2026 12:19 PM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung- Polisi tengah menyelidiki kawanan pelaku pencurian motor yang nekat melepas tembakan saat beraksi di wilayah Bandar Lampung.

Peristiwa itu, tepatnya terjadi di halaman parkir Toko Fantastic Tailor, Jalan Cut Nyak Dien No. 62 G, Kelurahan Palapa, Kecamatan Tanjung Karang Pusat, pada Jumat (3/4/2026) sekitar pukul 16.40 WIB.

Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Gigih Andri Putranto mengatakan, pihaknya telah menerima laporan terkait kejadian itu. 

"Kami telah menerima informasi tersebut dan secepatnya kami ungkap kasus tersebut," kata Gigih, Minggu (5/4/2026).

Ditambah Gigih, pihaknya telah melakukan sejumlah langkah penyelidikan, mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi, hingga mengumpulkan rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi.

Baca juga: Pelaku Curanmor Letupkan Senpi saat Gasak Motor di Bandar Lampung

"Kami tengah bekerja dalam pengungkapan kasus tersebut, mohon doanya agar pelaku segera ditangkap," ujarnya.

Korban dalam peristiwa itu berinisial IES, yang saat itu sedang bekerja di dalam toko. Korban mengetahui motornya dibawa kabur setelah mendapat informasi dari rekan kerjanya.

Saat korban keluar, sepeda motor miliknya sudah dilarikan oleh pelaku yang berjumlah dua orang menggunakan satu unit kendaraan roda dua.

Sempat terjadi insiden ketika kendaraan salah satu pelaku jatuh tertabrak mobil yang melintas. Warga sekitar, termasuk juru parkir dan konsumen, sempat mengamankan salah satu pelaku.

Namun situasi berubah ketika pelaku lainnya kembali ke lokasi sambil menodongkan senjata api dan melepaskan satu kali tembakan ke udara.

Akibat ancaman itu, warga terpaksa melepaskan pelaku yang sempat diamankan. Kedua pelaku kemudian melarikan diri dengan membawa sepeda motor milik korban.

Adapun kendaraan yang digasak pelaku berupa satu unit sepeda motor Honda New Beat Street tahun 2026 warna cokelat, dengan nilai kerugian ditaksir mencapai Rp 19 juta.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.