TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Rachel Vennya membagikan bukti rekaman CCTV yang memperlihatkan sejumlah orang tak dikenal menyatroni kediamannya tanpa izin.
Aksi orang-orang yang diduga utusan Niko Al Hakim alias Okin tersebut memicu kekhawatiran karena dilakukan saat rumah sedang dihuni oleh anak-anak dan wali Rachel.
Melalui broadcast channel Instagram pribadinya pada Jumat (3/4/2026), Rachel memperlihatkan visual orang-orang asing yang tampak mondar-mandir di area privasi.
Beberapa di antaranya bahkan terekam sedang mengintip ke dalam ruangan melalui celah jendela. Kejadian ini membuat penghuni di dalam rumah merasa terancam dan sangat resah.
Rachel mengecam tindakan tersebut karena dinilai sangat tidak sopan dan mengabaikan etika bertamu.
Ia menyayangkan mengapa pihak Okin tidak menjalin komunikasi terlebih dahulu sebelum mengutus orang asing datang ke lokasi.
"Alangkah baik dan sopannya kalo dateng ke rumah bikin janji dulu sama orang yg nempatin, kasian mereka deg2an diginiin orang," tulis Rachel Vennya.
Rumah tersebut awalnya diberikan Okin kepada Rachel pasca-cerai pada 2021 sebagai pengganti nafkah untuk anak-anak mereka.
Namun, belakangan diketahui bahwa rumah tersebut hendak dijual oleh Okin tanpa adanya kesepakatan bersama yang jelas di awal.
Rachel mengaku bingung karena keputusan tersebut terasa mendadak dan sepihak.
Keresahan Rachel semakin memuncak saat memikirkan kondisi psikologis tante dan adik-adiknya yang saat itu berada di rumah.
Ka merasa keamanan keluarganya menjadi taruhan akibat cara-cara yang dianggap kurang profesional dalam proses pengecekan properti.
"Mungkin mereka juga kerja kali ya? Ga nyalahin, tp fyi isi rumah ini anak2 dan wali (tante aku) yg ga tau apa2 diclingak clingukin sm org ga dikenal,” lanjut selebgram kelahiran 23 September 1995 tersebut.
Menanggapi tudingan yang viral lewat rekaman CCTV tersebut, Okin akhirnya buka suara pada Minggu (5/4/2026).
Baca juga: Kian Memanas! Okin Speak Up Dituduh Jual Rumah Anak, Rachel Vennya Ogah Kalah Bongkar Rahasia Lain
Menurut versinya, Rachel sebenarnya sudah mengetahui akan adanya kunjungan tersebut.
"Ybs (Rachel) sudah mengetahui mengenai akan terjadi pengecekan, bukan pengukuran," tegas Okin meluruskan .
Okin berpendapat bahwa Rachel kemungkinan salah menangkap informasi mengenai tujuan kedatangan orang-orang tersebut.
Ia menjelaskan bahwa pengecekan adalah bagian dari prosedur awal penjualan aset dan tidak berarti rumah harus segera dikosongkan.
Okin menilai penyampaian Rachel di media sosial justru memicu kesalahpahaman publik.
"Ybs mungkin beranggapan bahwa rumah tersebut harus dikosongkan pada hari itu juga. Padahal, tidak. Semua penjualan pasti melewati banyak proses terlebih dulu," ungkap pemain bass grup musik OKAAY tersebut.
Lebih lanjut, Okin membeberkan latar belakang di balik keputusannya menjual rumah yang selama ini ditempati keluarga Rachel.
Konflik ini rupanya berawal dari masalah nafkah anak yang sempat macet total pada tahun 2023.
Okin mengakui saat itu bisnisnya sedang lesu sehingga ia tidak mampu memenuhi kewajiban finansial yang dijanjikan.
Saat itu, muncul kesepakatan verbal di mana rumah tersebut diserahkan kepada Rachel dengan imbalan seluruh utang nafkah Okin dianggap lunas.
Namun, komunikasi keduanya memburuk ketika pihak bank memberikan peringatan terkait pelabelan dan pembayaran rutin rumah tersebut.
3Perselisihan dengan pihak bank inilah yang akhirnya membuat Okin memutuskan untuk mengambil kembali asetnya.
"Karena deal-dealan secara verbal ini akhirnya tidak berjalan dengan baik, maka ini akan dikembalikan sesuai hakekatnya. Yaitu rumah yang atas perjanjian kesepakatan bersama setelah cerai adalah milik gue," jelas Okin melalui akun media sosialnya.
Okin menegaskan akan kembali ke kesepakatan awal setelah cerai, di mana rumah tersebut adalah hak miliknya secara hukum.
Sebagai gantinya, ia berjanji akan membayarkan uang mut'ah serta nafkah anak-anak yang sebelumnya sempat tertunggak dan dikonversi menjadi rumah.
Mendengar klarifikasi tersebut, Rachel Vennya memberikan respons terakhir yang sarat akan rasa kecewa.
Ia memilih untuk melepaskan rumah tersebut sepenuhnya asalkan Okin benar-benar melunasi utang-utangnya sesuai janji.
Rachel mengaku sedih melihat hubungan mereka yang awalnya baik kini berubah menjadi penuh konflik.
"Ya sudah, ambil itu rumah. Orang yang gue pikir bakal menjadi sahabat gue turn into nightmare," tutup Rachel Vennya mengakhiri perselisihan di ruang publik tersebut.