Talud Telaga Ngebel di Ponorogo Nyaris Ambrol Sepanjang 15 Meter, Polisi Larang Parkir dan Jualan
Sudarma Adi April 05, 2026 07:14 PM

Laporan Wartawan Tribunjatim.com, Pramita Kusumaningrum 

TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Talud di tepi Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Jatim dilaporkan nyaris ambrol setelah diguyur hujan deras pada Minggu (5/4/2026) siang.

Polisi bersama petugas gabungan langsung turun ke lokasi di Dukuh Nglingi, Desa Ngebel, dan menemukan plengsengan mengalami longsor sepanjang sekitar 15 meter dengan kedalaman kurang lebih 1 meter. 

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, aparat langsung memasang pembatas dan mengeluarkan peringatan keras agar masyarakat tidak berjualan maupun parkir di area rawan tersebut demi menghindari risiko longsor susulan.

Baca juga: Sejarah Pondok Gontor Ponorogo, Dari Pesantren Tegalsari hingga Lahirnya Pondok Modern Darussalam

Kerusakan Sepanjang 15 Meter di Depan Kantor Kecamatan

“Panjangnya sekitar 1,5 meter. Dari depan Kecamatan Ngebel sampai dermaga situ lo. Kami pasang rambu jangan sampai prkir maupun jualan,” ungkap Kapolsek Ngebel, AKP Nuryadi, Minggu sore.

Dia menjelaskan bahwa di lokasi memang hujan deras dari siang. Kemudian mereka yang jualan di sekitar lokasi melihat tiba-tiba plengsengannya nyaris ambrol.

“Langsung menyelamatkan diri. Kami ukur talud amblas dengan kedalam 1 meter. Belum total, makanya kami himbau warga jangan parkir atau jualan di sekitar lokasi,” urainya.

“Sudah kita kasih tanda sebagai bentuk himbauan bahwa itu berbahaya jika parkir disitu atau jualan disitu kita tidak tahu jika sewaktu waktu longsor,” tegasnya.

Baca juga: Pemkab Ponorogo Efisiensi Energi Bukan Hanya Lewat WFH, Perketat Listrik hingga Digitalisasi Kerja

Satu diantara warga, Hadi Purbo mengaku memang hujan deras mengguyur lokasi. Lalau tiba-tiba talud yang ada di depan Kecamatan Ngebel ke timur nyaris ambrol.

“Nah, mereka yang jualan dan parkir tadi ya akhirnya minggir sendiri. Langsung dipindah, ya karena berbahaya,” pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.