Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Aksi penjambretan menimpa seorang penonton Bhayangkara Presisi Lampung FC, Muhammad Bahrudin, di bawah flyover Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Way Dadi, Kecamatan Sukarame, Kota Bandar Lampung, Minggu (5/4/2026).
Peristiwa tersebut terjadi saat korban tengah duduk santai di pinggir jalan sebelum menyaksikan pertandingan Bhayangkara Presisi Lampung FC melawan Persija Jakarta yang digelar di Stadion PKOR Bandar Lampung pada sore hari.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, dua pria tak dikenal tiba-tiba menghampiri korban. Tanpa banyak bicara, pelaku langsung merampas ponsel yang sedang dipegang korban dan melarikan diri.
Akibat kejadian itu, korban kehilangan satu unit ponsel Poco C65 berwarna hitam dengan kerugian ditaksir mencapai Rp2 juta. Korban telah melaporkan insiden tersebut ke Polresta Bandar Lampung dengan nomor laporan LP/B/529/IV/2026/SPKT/Polresta Bandar Lampung.
Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Gigih Andri Putranto, membenarkan laporan tersebut dan menyatakan bahwa kasus masih dalam tahap penyelidikan.
“Benar, laporan sudah kami terima dan sedang dalam proses penyelidikan,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya para penonton pertandingan, agar lebih waspada terhadap tindak kejahatan jalanan. Penonton diminta menjaga barang bawaan, tidak menggunakan ponsel secara mencolok di tempat terbuka, serta menghindari lokasi sepi yang rawan kejahatan.
“Kami mengimbau kepada seluruh penonton agar tetap berhati-hati dan segera melaporkan kepada petugas jika mengalami atau melihat tindak kejahatan,” tegasnya.
Sementara itu, untuk mengantisipasi gangguan keamanan selama pertandingan, sebanyak 390 personel gabungan disiagakan dalam laga perdana kandang Bhayangkara Presisi Lampung FC saat menjamu Persija Jakarta di Stadion Sumpah Pemuda PKOR Way Halim.
Kasi Humas Polresta Bandar Lampung, AKP Agustina Nilawati, menjelaskan bahwa personel tersebut terdiri dari unsur Polda Lampung, Sat Brimobda Lampung, dan Polresta Bandar Lampung.
“Total ada 390 personel gabungan yang difokuskan untuk pengamanan di area luar stadion. Untuk ring satu di dalam stadion menjadi tanggung jawab steward dari panitia pelaksana,” kata Agustina.
Pengamanan ketat dilakukan guna memastikan pertandingan berjalan aman dan kondusif, mengingat ribuan suporter diperkirakan memadati stadion kebanggaan masyarakat Lampung tersebut.
( Tribunlampung.co.id / Dominius D Barus )