Anak Sekolah Minggu Jemaat Rante Tagari Meriahkan Paskah dengan Pawai Obor
Imam Wahyudi April 05, 2026 10:47 PM

 TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Perayaan Paskah 2026 di Gereja Toraja Jemaat Rante Tagari, Kecamatan Tallunglipu, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, dimeriahkan dengan pawai obor yang melibatkan anak-anak Sekolah Minggu, Minggu (5/4/2026).

Pawai obor tersebut dimulai dan berakhir di lingkungan gereja setempat, serta menjadi bagian dari rangkaian perayaan Paskah yang telah lama menjadi tradisi jemaat.

Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur pelayanan gereja, mulai dari anak-anak Sekolah Minggu, Persekutuan Pemuda Gereja Toraja (PPGT), Persekutuan Wanita Gereja Toraja (PWGT), hingga Persekutuan Kaum Bapak (PKB).

Guru SMK Kristen Tagari sekaligus Ketua Sekolah Minggu Gereja Toraja (SMGT) Klasis Tallunglipu, Petrus Ali Ta’bilino, mengatakan peserta pawai didominasi anak-anak Sekolah Minggu bersama unsur jemaat lainnya.

Ia berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat iman anak-anak sejak dini serta memperkuat pengenalan mereka akan Kristus.

“Melalui kebangkitan Yesus Kristus, anak-anak diajak memahami adanya kehidupan baru, semangat, dan motivasi dalam menjalani kehidupan,” ujarnya.

Menurutnya, pawai obor juga memiliki makna simbolis, yakni mengajak anak-anak untuk menjadi terang dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, keluarga, maupun di tengah masyarakat.

Ia menambahkan, tradisi pawai obor Paskah telah dilaksanakan sejak awal berdirinya Gereja Toraja Jemaat Rante Tagari dan terus dilestarikan hingga saat ini.

Pada perayaan tahun ini, kreativitas anak-anak tampak menonjol melalui berbagai bentuk obor yang dibuat, seperti berbentuk salib, rumah tongkonan, hingga perahu.

“Ini menjadi simbol bahwa budaya Toraja yang kaya diterangi oleh Injil melalui peristiwa kebangkitan Kristus,” jelasnya.

Menurut Petrus, pawai obor tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga sarana pembelajaran iman melalui sikap, tutur kata, dan perbuatan.

Ia pun mengajak seluruh pihak untuk terus mendukung kreativitas anak-anak sebagai bagian dari pembentukan karakter dan masa depan mereka.

“Melalui momentum kebangkitan Kristus, kami berharap anak-anak semakin mencintai ibadah Sekolah Minggu,” tutupnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.