Kalah di Kandang, PSIS Semarang Terancam Masuk Zona Degradasi
Daniel Ari Purnomo April 05, 2026 11:07 PM

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Harapan ribuan pendukung PSIS Semarang untuk melihat tim kesayangannya menjauh dari zona merah harus pupus.

Tampil di hadapan publik sendiri di Stadion Jatidiri, Laskar Mahesa Jenar justru tersungkur kalah tipis 0-1 dari tamunya, Barito Putera, pada laga lanjutan pekan ke-23 Grup Timur Pegadaian Championship 2025/2026, Minggu (5/4/2026) sore.

Petaka bagi tuan rumah datang pada menit ke-24.

Baca juga: Fulltime PSIS Vs Barito Putera: Mahesa Jenar Gagal Balas Dendam, Malah Kalah 0-1

Pemain pilar Barito Putera, Bayu Pradana, sukses merobek jala gawang PSIS dan mencatatkan satu-satunya gol penentu dalam pertandingan tensi tinggi tersebut.

Kekalahan ini seolah menaburkan garam di atas luka bagi PSIS.

Pasalnya, mereka membuang peluang emas untuk memperlebar jarak dari kejaran Persiba Balikpapan yang kini menghuni peringkat sembilan alias zona play-off degradasi.

Saat ini, PSIS masih terpaku di posisi delapan klasemen dengan koleksi 19 poin, hanya berjarak napas dua angka dari Persiba yang mengantongi 17 poin.

Tanggung Jawab Pelatih

Kekecewaan mendalam tak bisa disembunyikan oleh arsitek PSIS, Andri Ramawi.

Ia menyadari betul bahwa membuang poin di rumah sendiri adalah kerugian besar, mengingat mereka kini hanya menyisakan satu laga kandang melawan Kendal Tornado FC.

"Pastinya kecewa dengan hasil ini. Kami bermain di home tapi kalah, tentu semua kecewa. Ini tanggung jawab penuh saya, dan tentu akan kami perbaiki lagi di laga berikutnya," ungkap Andri Ramawi dengan nada lesu seusai laga.

Kini, nasib PSIS untuk bertahan di liga akan sangat ditentukan dalam dua laga tandang (away) krusial terdekat, yakni melawat ke markas Persiku Kudus dan terbang ke bumi Papua menantang Persipura Jayapura.

"Tentu di sisa laga musim ini adalah final bagi kami. Tentunya kami tidak mau mengakhiri musim dengan berada di zona play-off. Target kami adalah menghindari posisi itu," tegasnya.

Taktik Kejutan Barito Putera

Di kubu lawan, kemenangan ini memantapkan Barito Putera di papan atas klasemen Grup Timur, merespons kemenangan para pesaingnya seperti PSS Sleman dan Persipura.

Kemenangan ini sekaligus mempertegas dominasi skuad asuhan Stefano Cugurra yang selalu menang 1-0 dalam tiga pertemuan melawan PSIS musim ini.

Sang pelatih, yang akrab disapa Teco, menerapkan strategi kejutan dengan menyulap bek tengah andalannya, Renan Alves, menjadi striker dadakan.

Pertahanan Barito yang dikawal eks kapten PSIS, Haudi Abdillah, juga tampil solid mematikan pergerakan ujung tombak PSIS, Beto Goncalves, yang sebelumnya sempat mencetak hattrick.

"PSIS tim yang punya catatan sejarah panjang. Mereka sekarang banyak perubahan dari manajemen hingga pemain. Situasi mereka saat ini belum aman, tapi mudah-mudahan ke depan bisa lebih bagus buat Semarang," tutur Teco memberikan respek kepada tim tuan rumah.

Hingga wasit meniup peluit panjang setelah tambahan waktu delapan menit di babak kedua, serangan bertubi-tubi dari pemain pengganti PSIS seperti Rafinha dan Wawan Febrianto gagal menembus benteng kokoh Barito Putera. (F Ariel Setiaputra)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.