SRIPOKU.COM - Kisah Aipda Vicky Aristo Katiandagho sempat viral di media sosial.
Ia mengundurkan diri jadi anggota Polri di saat sedang mengusut kasus dugaan korupsi.
Kini, tak lagi mengenakan seragam dinas berwarna cokelat, Vicky mengaku menjalani kehidupan yang lebih nikmat.
Ia mencari punci-pundi uang menghidupi keluarga dengan cara berjualan kopi.
Sebelum mengundurkan diri, Vicky sempat dimutasi dari Kanit Pidsus Sat Reskrim Polres Minahasa.
Baca juga: Ditangkap Sebagai Hacker Bjorka di Minahasa, Keluarga Kesal WFT Disebut Anak Yatim Piatu
Padahal, ia sedang menangani kasus korupsi yang menurutnya melibatkan sejumlah sosok-sosok penting di Kabupaten Minahasa.
Satu di antaranya adalah tas ramah lingkungan yang menjadi program Bupati Minahasa tahun 2020.
Kini, Vicky memilih jadi untuk berjualan kopi.
Vicky enggan menjelaskan lebih jauh terkait alasan pengunduran dirinya.
"Saya sudah mengajukan pengunduran diri sejak bulan Juni 2025, tapi baru sekarang di ACC," katanya, Kamis (2/4/2026)
Ditanya terkait rencana ke depannya setelah mundur dari institusi Polri, dia menjawab singkat sambil tertawa.
"Saya masih menikmati jualan kopi," katanya.
Di akhir wawancara, dengan tegas dia menyampaikan pesan dan harapannya
"Sekali Bhayangkara, selama Bhayangkara".