Warga Keluhkan Tumpukan Sampah Depan SMAN 20 Makassar, Respon Lurah Barombong
Alfian April 06, 2026 12:05 AM

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tumpukan sampah meresahkan warga di depan SMA Negeri 20 Makassar, Jalan Bontobiraeng, Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar.

Dalam video diunggah akun Instagram @Kabar Jalanan Makassar, Sabtu (4/4/2026), tumpukan kantong sampang tampak menggunung di depan tembok sekolah.

‎Dalam video itu, tampak dan terdengar warga yang sedang berbincang menyesalkan adanya penumpukan sampah yang menyebabkan bau yang tidak sedap.

‎Dalam narasi video, disebutkan bahwa sampah yang menumpuk di wilayah RT 001 RW 006 Barombong tersebut telah menumpuk selama satu bulan lebih.

‎Selain itu, dijelaskan juga bahwa penyebab menumpuknya sampah adalah karna pihak sekolah tidak membayar iuran sampah.

Baca juga: Atasi Tumpukan Sampah Pemkab Gowa Perkuat Skema Pengelolaan Sampah Berbasis Energi Listrik

‎Sampah tersebut disinyalir berasal dari sekolah. Selain itu, sampah juga berasal dari warga luar wilayah yang lewat dan membuang sampah sembarangan.

‎Warga Kelurahan Barombong, Idris Tajannang, meminta segera ada langkah konkret dari pemerintah kelurahan mengatasi masalah sampah yang menggunung tersebut.

‎"Sudah satu bulan, sangat mengganggu kami yang tinggal di sini," ucapnya kepada Tribun-Timur.Com, Minggu (5/4/2026).

‎Sementara itu, Lurah Barombong, Eko Soerifto Lodi, mengonfirmasi informasi bahwa sempah tersebut adalah sampah dari sekolah.

‎"Sampah sekolah. Kebanyakan sampah basah kemungkinan besar itu dari kantin di sekolah tersebut," ucapnya.

‎Ia juga membenarkan kabar bahwa pihak sekolah tidak membayar retribusi sampah.

‎Terkait hal itu, Ia menegaskan segera bertemu dengan pihak sekolah membahas dan menyelesaikan masalah sampah ini.

‎"Saya besok ketemu dengan pihak sekolah dan kolektor sampah," ucapnya.

‎Terkait pengangkutan sampah, Eko mengatakan telah berkoordinasi dengan petugas kebersihan kelurahan untuk dilakukan pengangkutan.

‎Namun, karna personel yang terbatas, ia mengatakan pengangkutan tersebut dilakukan secara bertahap hingga besok.

‎"Besok bertahap dibersihkan karna memang sampahnya skala besar di sekolah. Terbatas armada. Hanya dua truk yang cover se kelurahan Barombong," jelasnya.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.