Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Muhammad Nasir I Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Kepala Dinas Syariat Islam (DSI) Kota Banda Aceh yang diwakili Kepala Bidang Pengembangan Syari’ah, Wirzaini Usman, S.HI, M.I.Kom, melakukan monitoring dan evaluasi kompetensi guru program Diniyah dan Tahfizh di SMP Negeri 6 Kota Banda Aceh, Kamis (2/4/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas guru Diniyah dan Tahfizh agar semakin kompeten, serta memiliki kapasitas dan integritas yang kuat dalam menjalankan tugasnya.
“Monitoring dan evaluasi ini penting untuk memastikan para guru Diniyah dan Tahfizh memiliki kompetensi, kapasitas, serta integritas yang baik dalam menjalankan tugasnya,” ujar Wirzaini Usman yang juga Ketua DPP Generasi Muda Mathla'ul Anwar.
Ia menambahkan, guru memiliki peran strategis tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai teladan dalam penguatan nilai-nilai keislaman bagi para siswa. “Guru Diniyah dan Tahfizh tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga menjadi teladan dalam membentuk karakter dan memperkuat nilai-nilai keislaman di kalangan pelajar,” jelasnya.
Program Diniyah sendiri telah dimulai sejak tahun 2011, pada masa kepemimpinan Mawardy Nurdin dan Illiza Sa’aduddin Djamal. Program ini lahir seiring dibentuknya Komite Penguatan Aqidah dan Peningkatan Amalan Islam (KPA PAI) Kota Banda Aceh, sebagai upaya memperkuat aqidah, meningkatkan pemahaman keagamaan, serta membentengi generasi muda, khususnya para pelajar dari pengaruh aliran yang menyimpang.
Baca juga: Polresta Banda Aceh Gencarkan Patroli hingga Dini Hari, Sasar Kawasan Rawan, Ini Tujuannya
Dinas Syariat Islam berharap, melalui evaluasi ini, dapat ditindaklanjuti dengan program capacity building atau peningkatan kapasitas bagi para guru, sehingga kualitas pembelajaran Diniyah dan Tahfizh semakin baik dan maksimal ke depannya. “Kami berharap ke depan ada program lanjutan berupa capacity building bagi para guru, sehingga kualitas pembelajaran Diniyah dan Tahfizh bisa semakin optimal,” tambah Wirzaini.
Selain itu, Dinas Syariat Islam juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh atas pelaksanaan kegiatan tersebut. “Kami mengapresiasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh yang telah melaksanakan kegiatan penting ini sebagai upaya meningkatkan kualitas program Diniyah di masa mendatang,” tutupnya.(*)