TRIBUNMANADO.CO.ID - Membaca dan merenungkan Firman Tuhan sangat dibutuhkan tubuh rohani kita.
banyak petunjuk kehidupan yang tertulis di Alkitab.
Berikut renungan harian Kristen berjudul Mengatur Hati kepada Perkara di Atas.
Baca juga: Renungan Paskah Matius 28:1, Yesus Bangkit, Soraklah, Haleluyah
Bacaan Alkitab dalam Kolose 3:1.
"Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah."
Ketika Paulus berkata bahwa kita telah dibangkitkan bersama Kristus, ia sedang mengingatkan bahwa identitas baru kita tidak lagi terikat pada cara hidup lama.
Kebangkitan Kristus bukan hanya peristiwa rohani, tetapi juga perubahan arah hidup bagi setiap orang percaya.
Kita dipanggil untuk mengarahkan hati dan pikiran kepada perkara yang di atas, yaitu hal-hal yang menyenangkan Tuhan dan mencerminkan kehidupan baru di dalam-Nya.
Dunia sering kali menarik perhatian kita kepada hal-hal yang sementara ambisi duniawi, kekhawatiran, pencapaian pribadi, dan segala sesuatu yang dapat membuat kita lupa bahwa hidup kita tersembunyi bersama Kristus.
Namun firman hari ini mengajar kita untuk menempatkan fokus pada apa yang kekal.
Kita tidak diminta mengabaikan kehidupan di dunia, tetapi belajar melihatnya melalui perspektif Kerajaan Allah.
Hidup yang terarah kepada perkara di atas berarti membiarkan nilai-nilai Kristus mengubah sikap, pilihan, dan cara kita berjalan setiap hari.
Ini berbicara tentang hidup dalam kasih, mengampuni, membangun, melayani, serta menempatkan kehendak Tuhan di atas keinginan pribadi.
Ketika hati kita terhubung dengan hal-hal yang di atas, kita akan lebih mudah membedakan mana yang penting dan mana yang hanya mengganggu perjalanan iman.
Hari ini, mari kita merenungkan apa yang menjadi pusat perhatian hidup kita.
Apakah kita lebih sibuk mengejar hal-hal duniawi daripada memperhatikan perkara Kristus?
Mari menata kembali fokus hati, sebab kita telah dibangkitkan bersama Dia.
Dengan mengarahkan hidup pada yang di atas, kita mengalami damai, tujuan, dan sukacita yang sejati dalam Kristus.