Bocah 10 Tahun Terseret Ombak Saat Mandi di Pantai Batu Putih Meulaboh Ditemukan Meninggal
Muliadi Gani April 06, 2026 11:54 AM

 

PROHABA.CO, ACEH BARAT -  Seorang bocah berusia 10 tahun bernama Sidiq, warga Desa Drien Rampak, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, dilaporkan hilang setelah terseret ombak saat mandi di kawasan Pantai Batu Putih, Gampong Ujong Kalak, Minggu (5/4/2026) sore sekitar pukul 17.30 WIB.

Peristiwa nahas ini terjadi ketika Sidiq bersama lima orang temannya sedang bermain dan mandi di pantai.

Tiba-tiba gelombang besar datang dan menyeret dua anak ke tengah laut.

Salah satu anak berhasil diselamatkan warga, sementara Sidiq hilang digulung ombak dan belum ditemukan hingga kini.

Plt Kepala BPBD Aceh Barat, Teuku Ronal Nehdiansyah, menyampaikan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 17.30 WIB.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD segera dikerahkan ke lokasi dan berkoordinasi dengan Basarnas untuk melakukan pencarian.

“Begitu mendapat laporan, tim langsung turun ke lokasi dan berkoordinasi dengan Basarnas,” ujar Ronal.

Baca juga: Tiga Hari Hilang, Warga Samadua yang Terseret Ombak Ditemukan Meninggal Dunia

Pencarian melibatkan unsur BPBD Aceh Barat, TNI, Polri, Basarnas, serta masyarakat setempat.

Tim gabungan menyisir perairan dan pesisir pantai menggunakan peralatan yang tersedia.

BPBD mengerahkan satu unit perahu karet, truk operasional, tenda darurat, mesin genset, serta perlengkapan pencarian lainnya.

Tim gabungan akhirnya berhasil menemukan jasad Sidiq (10), bocah asal Desa Drien Rampak, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, yang sebelumnya dilaporkan hilang terseret ombak di Pantai Batu Putih, Gampong Ujong Kalak.

Korban ditemukan pada Minggu (5/4/2026) sekitar pukul 20.30 WIB dalam kondisi tidak bernyawa, sekitar 800 meter dari lokasi awal ia dilaporkan hilang.

Peristiwa tragis ini bermula sekitar pukul 17.30 WIB ketika Sidiq bersama lima temannya mandi di pantai.

Tiba-tiba gelombang besar datang dan menyeret dua anak ke tengah laut.

Salah satu berhasil diselamatkan warga, sementara Sidiq hilang digulung ombak. Sejak saat itu, pencarian intensif dilakukan oleh tim gabungan.

Baca juga: Tersangka Kasus Sabu 58 Kg Kabur dari Polda Jambi, Kini Jadi DPO, Penyidik Dijatuhi Sanksi

Proses Pencarian

Plt Kepala BPBD Aceh Barat, Teuku Ronal Nehdiansyah, menjelaskan bahwa pihaknya segera mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) setelah menerima laporan dari masyarakat. Pencarian dilakukan bersama Basarnas, TNI, Polri, RAPI, serta masyarakat setempat.

Tim gabungan menyisir pesisir dan perairan menggunakan perahu karet, truk operasional, tenda darurat, mesin genset, serta perlengkapan pencarian lainnya.

Suasana haru menyelimuti Pantai Batu Putih saat jasad korban ditemukan.

Warga yang memadati lokasi pencarian ikut menyaksikan proses evakuasi.

Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Pihak berwenang mengingatkan masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di pantai, terutama anak-anak.

Kondisi gelombang laut yang tinggi dapat membahayakan keselamatan.

Orang tua diminta untuk selalu mengawasi anak-anak agar kejadian serupa tidak terulang.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dihentikan. 

(Serambinews.com/Sadul Bahri)

Baca juga: Polisi Selidiki Penemuan Mayat Tanpa Kepala di Pantai Balohan Sabang

Baca juga: Satgas ODC Tangkap Anggota KKB Pulan Wonda, Pernah Tembak Rombongan Tito Karnavian

Baca juga: Empat Bocah Tewas Terseret Arus di Kuala Peudawa, Satu Selamat

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.