Kunjungi Griya Pekerja Batam, Direksi BPJS Ketenagakerjaan Dengarkan Curhat Penghuni
Septyan Mulia Rohman April 06, 2026 12:07 PM

Kunjungi Griya Pekerja Batam, Direksi BPJS Ketenagakerjaan Dengarkan Curhat Penghuni

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Direktur Utama Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat, bersama Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, Bambang Joko Sutarto mengunjungi Griya Pekerja BPJS Ketenagakerjaan di Batam, Sabtu (4/4/2026).

Mereka meninjau fasilitas hunian sekaligus berdialog langsung dengan para pekerja yang tinggal di kawasan tersebut.

“Kami hadir di sini untuk menyaksikan secara langsung fasilitas yang kami siapkan untuk para pekerja. Selain itu yang paling penting kami juga ingin mendengar langsung dari beberapa penghuni, terkait apa yang dirasakan oleh teman-teman pekerja yang menggunakan fasilitas Griya Pekerja," ujar Saiful dalam keterangan yang diterima TribunBatam.id, Senin (6/4/2026).

 

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat, bersama Direktur Keuangan dan Manajem
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat, bersama Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, Bambang Joko Sutarto, melakukan kunjungan ke Griya Pekerja BPJS Ketenagakerjaan di Batam

 

Saiful menyebut Griya Pekerja BPJS Ketenagakerjaan merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap Program Tiga Juta Rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, dalam rangka memenuhi kebutuhan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat, khususnya pekerja.

Program ini juga sejalan dengan Asta Cita, terutama dalam upaya membangun sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing, serta meningkatkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia, termasuk kelompok pekerja.

Selain menyediakan hunian dengan harga sewa terjangkau, lokasi Griya Pekerja yang berada di dekat kawasan industri memberikan manfaat berupa efisiensi waktu tempuh serta penurunan risiko kecelakaan lalu lintas bagi para pekerja.

 

Reno, pekerja asal Duri, menceritakan pengalamannya selama tinggal di Griya
Reno, pekerja asal Duri, menceritakan pengalamannya selama tinggal di Griya

 

"Diharapkan dengan lokasi Griya Pekerja yang berdekatan dengan tempat kerja, bisa mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas. Karena kita ketahui bersama bahwa risiko kecelakaan lalu lintas juga menjadi salah satu risiko yang cukup tinggi yang dihadapi oleh rekan-rekan pekerja saat berangkat dan pulang dari tempat kerja," tambahnya.

Di Batam, BPJS Ketenagakerjaan telah menghadirkan tiga Griya Pekerja yang berlokasi di Bumi Lancang Kuning, Muka Kuning, dan Kabil.

Tingkat hunian mencapai sekitar 98 persen dengan jumlah penghuni sekitar 5.000 pekerja aktif, menunjukkan tingginya kebutuhan akan hunian layak di kawasan industri strategis.

Keberadaan Griya Pekerja juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar, khususnya melalui tumbuhnya aktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di lingkungan hunian.

Saiful menyebut Griya Pekerja merupakan bagian dari fokus utama BPJS Ketenagakerjaan yang mengedepankan tiga prinsip, yaitu Coverage, Care, dan Credibility.

Di mana kehadirannya menjadi wujud nyata kepedulian (care) kepada para peserta.

 

Saiful menyebut Griya Pekerja BPJS Ketenagakerjaan merupakan salah satu bentuk dukungan
Saiful menyebut Griya Pekerja BPJS Ketenagakerjaan merupakan salah satu bentuk dukungan

 

"Griya Pekerja adalah kontribusi nyata BPJS Ketenagakerjaan dalam mendukung visi pemerintah untuk mewujudkan kesejahteraan dan perlindungan menyeluruh bagi seluruh pekerja Indonesia," ujarnya.

Reno, pekerja asal Duri, menceritakan pengalamannya selama tinggal di Griya Pekerja Lancang Kuning.

Menurutnya, fasilitas yang tersedia sangat memadai serta didukung lingkungan yang aman.

“Saya sudah 8 bulan tinggal di sini. Keamanan dan kenyamanan Griya Pekerja ini sangat baik, ditambah biaya sewanya juga sangat terjangkau bagi saya,” ungkapnya.

Melihat besarnya manfaat yang dirasakan, BPJS Ketenagakerjaan berkomitmen untuk terus mengembangkan program ini agar dapat menjangkau lebih banyak pekerja.

Di antaranya di wilayah Pasar Minggu DKI Jakarta, dan Cikarang Jawa Barat, serta di wilayah Banten, Jawa Tengah dan Jawa Timur

“Besarnya manfaat yang dirasakan para pekerja menjadi dorongan bagi kami untuk terus mengembangkan Griya Pekerja agar semakin banyak pekerja yang bisa merasakan hunian layak dan terjangkau,” tutup Saiful.

Sementara itu, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Batam Nagoya, Suci Rahmad, menilai keberadaan Rusun atau Griya Pekerja sangat membantu pekerja mendapatkan hunian yang layak.

Menurutnya, lokasi yang dekat dengan tempat kerja serta biaya sewa yang terjangkau membuat rusun tersebut diminati para pekerja.

"Dengan adanya rusun atau griya pekerja ini sangat membantu kebutuhan tempat tinggal layak, dekat lokasi bekerja dan harganya terjangkau. Hal ini tentu meningkatkan loyalitas dan produktivitas pekerja," ujar Suci kepada TribunBatam.id.

Ia menambahkan, minat pekerja untuk tinggal di rusun pekerja cukup tinggi. 

Hal itu terlihat dari tingkat hunian yang tinggi serta pergantian penghuni yang cepat.

"Bahkan ada pekerja yng bersedia antre untuk pindah ke griya pekerja BPJS Ketenagakerjaan, karena hunian dinilai layak, aman dan lingkungannya bersih," katanya. (TribunBatam.id/Bereslumbantobing/Ucik Suwaibah/*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.