TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA – Direktur Universitas Terbuka (UT) Purwokerto, Prasetyarti Utami, menegaskan bahwa kemandirian yang terukur merupakan kunci utama bagi mahasiswa untuk menaklukkan sistem pendidikan jarak jauh dan lulus tepat waktu dengan hasil memuaskan.
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Pengenalan Profil Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) Utama Purbalingga yang digelar di Purbalingga, Minggu (5/4/2026).
Di hadapan para mahasiswa baru tahun akademik 2026, Direktur memperkenalkan strategi khusus bernama "CERDIK" sebagai kompas belajar di UT.
"Kunci keberhasilan kuliah di UT adalah kemandirian yang terukur. Mahasiswa harus CERDIK—Cerdik dalam strategi, Efektif mengelola waktu, Realistis menyusun jadwal, Dapat mencapai target, Islami atau beretika, serta Komunikatif dalam berinteraksi," tegas Direktur UT Purwokerto saat memberikan arahan strategis.
Ia juga mengingatkan mahasiswa agar tidak hanya terpaku pada modul fisik, tetapi wajib aktif memanfaatkan fasilitas Tutorial Online (Tuton).
Baca juga: Hendy Yudoko Resmi Jabat Manajer PDJR UT Purwokerto, Fokus Perluas Daya Jangkau Mahasiswa
Penekanan keras juga diberikan terkait integritas akademik, di mana mahasiswa diminta menjauhi plagiarisme demi menjaga kualitas lulusan.
Acara yang dimulai sejak pukul 06.00 WIB ini berlangsung khidmat, ditandai dengan pembagian jas almamater dan modul kepada peserta.
Selain pengarahan dari Direktur, momen penting lainnya adalah prosesi penyematan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) dan penyerahan beasiswa secara simbolis oleh Kepala SALUT Utama Purbalingga.
Dari sisi teknis, mahasiswa dibekali pemahaman mengenai ekosistem digital UT. Sali Erawanti, S.Pd., memaparkan pengenalan profil institusi, sementara Guruh Suksmono Aji, S.M., mendemonstrasikan penggunaan aplikasi MyUT dan sistem E-learning yang menjadi ujung tombak perkuliahan.
Guna mendukung kelancaran administrasi keuangan, SALUT Utama Purbalingga juga menggandeng mitra perbankan dari Bank BSI dan Bank BTN untuk memberikan sosialisasi layanan perbankan kepada mahasiswa.
Rangkaian acara ditutup dengan sesi halal bihalal dan pembagian doorprize, menandai kesiapan teknis dan mental para mahasiswa di wilayah Purbalingga untuk memulai masa perkuliahan tahun 2026. (*)
Baca juga: Lonjakan Harga Plastik Bikin Pedagang Pasar di Semarang Pusing, Belum Berani Naikkan Harga