SURYA.CO.ID, SURABAYA - Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus resmi menutup pelaksanaan Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) 2026 pada pekan lalu.
Selama masa tugasnya, pasukan khusus ini berhasil menjaga pasokan energi mulai dari arus mudik hingga arus balik di wilayah Jawa Timur (Jatim) dan sekitarnya tetap aman.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Iwan Yudha Wibawa, menyebut perjalanan masyarakat Jatim tahun ini terpantau lancar.
Berdasarkan data evaluasi, terjadi kenaikan konsumsi energi yang cukup signifikan di wilayah Jawa Timur dibandingkan dengan kondisi normal harian.
Iwan Yudha mengapresiasi seluruh pihak mulai dari Pemerintah Daerah, TNI, Polri hingga tim internal Pertamina yang siaga penuh selama masa Satgas.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menegaskan ketahanan stok energi berada di level aman.
Pertamina menyiagakan infrastruktur distribusi berupa 6 Terminal BBM, 1.016 SPBU, 969 Agen LPG, hingga 6 Aviation Fuel Terminal (AFT) yang dipantau 24 jam.
Selain stok, Pertamina menyediakan layanan Serambi MyPertamina di SPBU KM 66A Malang-Pandaan dan Bandara Juanda dengan fasilitas kesehatan hingga area bermain gratis.
Merujuk pada data Polda Jatim, angka kecelakaan selama periode Lebaran 2026 mengalami tren penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.
Keberhasilan ini dipengaruhi oleh pengaturan lalu lintas yang optimal, serta ketersediaan sarana istirahat dan energi yang memadai di titik-titik krusial mudik.
Evaluasi Satgas RAFI 2026, akan menjadi landasan bagi Pertamina untuk menyempurnakan strategi distribusi energi pada momen hari besar nasional berikutnya.