Buka Tes Akademik SMP 2026, Pemkab SBT Tekan Generasi Unggul dan Berdaya Saing
Mesya Marasabessy April 06, 2026 02:52 PM

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima

BULA, TRIBUNAMBON.COM – Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) menargetkan lahirnya generasi unggul dan berdaya saing melalui pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP tahun 2026.

Pelaksanaan tes ini dinilai menjadi salah satu langkah strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas di masa depan.

Hal itu disampaikan langsung Bupati Fachri Husni Alkatiri dalam sambutannya yang dibacakan Sekertaris Daerah (Sekda) SBT Ahmad Q. Amahoru saat membuka Tes Kemampuan Akademik (TKA) di SMP Negeri 1 Bula, Senin (6/4/2026). 

Dalam sambutannya, Fachri menegaskan bahwa pendidikan memiliki peran sentral dalam membentuk karakter dan meningkatkan daya saing generasi muda.

“TKA ini menjadi bagian dari upaya kita menyiapkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter dan siap bersaing,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.

Baca juga: Jalan Lingkar Jadi Sorotan, Warga Kesuy Watubela Tagih Janji Politik Bupati SBT

Baca juga: Dirugikan Rp7,25 Miliar, Haji Hartini Lapor 4 Anggota Polisi ke SPKT Polda Maluku 

Selain sebagai alat ukur capaian belajar siswa, tes ini juga menjadi instrumen penting dalam mengevaluasi sistem pendidikan secara menyeluruh di daerah.

“Hasil tes ini bukan semata-mata untuk menilai, tetapi juga sebagai sarana untuk memetakan potensi, mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan, serta mendorong peningkatan kualitas belajar mengajar,” lanjutnya.

Lebih lanjut dijelaskan, hasil dari tes tersebut nantinya akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten SBT.

Pemerintah daerah juga mengajak seluruh pihak, mulai dari guru, orang tua, hingga masyarakat untuk bersama-sama mendukung peningkatan kualitas pendidikan.

“Sinergi antara sekolah, keluarga, dan pemerintah merupakan kunci keberhasilan dalam menciptakan pendidikan yang berkualitas,” jelasnya.

Sementara itu, para siswa diminta untuk memanfaatkan momentum ini sebagai ajang menunjukkan kemampuan terbaik, dengan tetap menjunjung tinggi kejujuran dan tanggung jawab.

“Saya berpesan, ikuti tes ini dengan penuh percaya diri, kejujuran, dan tanggung jawab. Jangan jadikan tes ini sebagai beban, melainkan sebagai kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik yang kalian miliki,” pesannya.

Ia juga menegaskan bahwa hasil bukanlah segalanya dalam proses pendidikan.

“Ingatlah bahwa hasil bukanlah segalanya, tetapi proses, usaha, dan sikap jauh lebih penting dalam membentuk karakter kalian sebagai generasi masa depan daerah ini,” tutupnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.