Tribunlampung.co.id, Jakarta - Anak dari presenter Ramzi, Asila Maisa, membantah isu dirinya menjadi pelakor alias perebut laki orang.
"Saya bukan pelakor, saya bukan lon**,” tulisnya di Instagram pribadinya @therealasilamaisa, dikutip dari Tribunnews, Senin (6/4/2026).
Dalam unggahannya tersebut, Asila mengungkapkan isu yang beredar tidak hanya menyerang dirinya secara personal, tetapi juga turut menyeret nama keluarga.
Bahkan, perempuan kelahiran Jakarta, 29 Maret 2006 ini menyebut sang kakek ikut terdampak akibat derasnya komentar negatif dari netizen.
Padahal, dirinya merasa telah memberikan batasan yang jelas dalam berinteraksi dengan suami orang.
Baca juga: Ramzi Tak Ambil Pusing Dihujat, Tetap Jadi Artis Meski Kini Wakil Bupati
Hal ini menjadi salah satu alasan utama dirinya merasa perlu memberikan penjelasan sekaligus meluruskan persepsi publik.
"Bertepatan dengan ulang tahun kakek saya, ada beberapa hal yang selama ini tidak pernah mau saya sampaikan ke kalian tapi akan saya tulis semua yang saya rasa selama ini dan inginkan sekarang di sini."
"Sudah bertahun tahun ketikan kalian masih saja terus menyebar fitnah yang tidak berdasar selama ini saya tidak pernah membuka suara secara tertulis maupun verbal secara jelas mengenai hal tersebut," tulis Asila.
Meski begitu, Asila tidak secara gamblang menyebutkan detail isu yang dimaksud, namun ia menegaskan netizen pasti sudah mengetahui konteks pembicaraan tersebut.
"Kalian pasti sudah tau fitnah apa yang sedang saya bicarakan disini, jadi tidak usah saya sebut lagi apa akar masalahnya,” tulisnya.
Pelantun lagu Sanggup ini, mengaku komentar-komentar tersebut sudah berdampak besar pada keluarganya, terutama sang kakek.
"Saya akhirnya menulis pesan ini karena komentar komentar terakhir kalian sangat berefek kepada keluarga saya, terutama kakek saya," tulis Asila.
Lebih lanjut, ia juga menegaskan dirinya memahami batasan dalam menjalin pertemanan maupun hubungan sosial.
"Saya tau batasan dalam berteman dan bersaudara, apa yang kalian khawatirkan tidak akan pemah terjadi," tambahnya.
Beberapa waktu lalu, Asila sempat disebut sebagai pelakor karena terlalu dekat dengan suami dari pasangan selebriti, hal itu diutarakannya ketika jadi bintang tamu di YouTube Maia Estianty.
Kini ia semakin sadar bahwa komentar jelek atau konten jelek yang membuatnya viral tidak akan jadi permasalahan untuknya.
"Kalau viral ada senengnya juga lebih dikenal, apalagi kalau konten yang baik yang viral pasti senang yaa, tapi kalau konten yang kurang baik viral ya enggak apa-apa terserah mereka mau ngomong apa," jelas Asila Maisa di kawasan Kemang Jakarta Selatan.
"Ya karena aku sudah melakukan yang terbaik, jadi aku dihujat seperti apapun aku tahu aku tidak salah, jadi ya biarin aja. Aku cantik, bukan pelakor kok," tegasnya.
Asila tak memungkiri dirinya sempat kepikiran dengan komentar soal dirinya sebagai pelakor rumah tangga orang lain.
Namun hal itu mulai berangsur hilang, karena merasa bahwa komentar tersebut tidak sesuai dengan dirinya.
"Nggak sih, biasa saja. Waktu itu sih sempet ada komentar yang menurut aku agak lebay jadi sempet kepikiran," tutur Asila.
"Tapi sekarang mau dikatain pelakor, mau dikatain perempuan nakal terserah deh, gapapa," sambungnya.
Asila Maisa sempat curhat ke Maia Estianty bahwa dirinya pernah dituduh sebagai pelakor dari pasangan selebriti yang tidak dibeberkan namanya dalam obrolan tersebut.
Kala itu Asila sangat dekat dengan pasangan tersebut, hingga banyak netizen yang kemudian menuduh Asila sebagai perempuan nakal dan pelakor karena semakin akrab dengan laki-laki tersebut.