BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Di tengah memanasnya situasi di kawasan Timur Tengah, rencana keberangkatan jemaah haji asal Kabupaten Bangka Barat dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal.
Sebanyak 130 jemaah haji saat ini tengah mempersiapkan diri menjelang keberangkatan, termasuk mengikuti prosesi walimatus safar sebagai bentuk pamitan sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bangka Barat, Lela Aspani, mengatakan seluruh tahapan persiapan telah dilakukan, mulai dari manasik haji hingga pembagian perlengkapan.
"Kita sudah manasik tingkat kabupaten dan manasik tingkat kecamatan sudah dilakukan semua. Kemudian tas atau koper jemaah berjumlah 130 sudah diambil jemaah, beserta buku manasik haji," ujarnya, kepada Bangkapos.com, Senin (6/4/2026).
Ia menjelaskan, para jemaah dijadwalkan berangkat pada 30 April 2026. Sebelum menuju Tanah Suci, jemaah akan diinapkan terlebih dahulu di Asrama Haji untuk menjalani sejumlah tahapan akhir, seperti pembagian paspor, gelang identitas, serta pemeriksaan kesehatan terakhir.
Lela menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kesra menyampaikan bahwa pelepasan jemaah haji telah dikoordinasikan.
"Masalah transportasi di daerah kewajiban pemerintah daerah. Jadi mereka nantinya dilepaskan sesuai titik lokasinya. Lalu jemaah haji diinapkan satu malam di Asrama Haji, sebelum proses pembagian pasport, gelang, hingga cek kesehatan terakhir. Baru besok paginya jemaah Bangka Barat, bersama Belitung, Beltim dan Pangkalpinang diberangkat menuju Palembang," katanya.
Kemudian dari Palembang, jemaah diistirahatkan empat jam, baru diberangkatkan menuju Madinah. Ia meminta kepada para jemaah untuk terus menjaga kebugaran dan kesehatan, serta terus mempelajari manasik haji.
"Disarankan rutin berolahraga, seperti berjalan kaki di pagi hari, agar kondisi fisik tetap prima. para jemaah mempersiapkan diri dengan baik. Terkait keamanan perang (Iran-Israel), Insya Allah peluang keberangkatan tetap besar, kita tetap berangkat," tutupnya. (Bangkapos.com/Riki Pratama)